Camat dan Apdesi Sungkai Utara Ajak Lestarikan Budaya Gotong-royong dan Siskamling

Jumat, 31 Mei 2024 | 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apdesi Kecamatan Sungkai Utara

Apdesi Kecamatan Sungkai Utara

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Ditengah ancaman memudarnya tradisi gotong-royong di kehidupan masyarakat, Apdesi Kecamatan Sungkai Utara himbau Pemerintah Desa (Pemdes) tetap jaga dan lestarikan budaya gotong-royong di lingkungan masing-masing desa yang ada di kecamatan setempat.

Ketua Apdesi Kecamatan Sungkai Utara, Dedi Setiawan mengatakan pihaknya mengajak masyarakat desa untuk terus menggalakkan budaya gotong-royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan terus melestarikan tradisi warisan nenek moyang yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya timur.

“Meski tiap-tiap desa telah dikucurkan bantuan program Dana Desa untuk membangun dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui program padat karya dan pemberdayaan masyarakat, budaya gotong-royong tidak boleh punah, dan harus dilestarikan,” kata Dedi Setiawan, yang juga Kepala Desa Negeri Sakti kepada lintaslampung, Kamis, (30/05).

Menurutnya, Dana Desa merupakan program yang dikucurkan pemerintah pusat untuk mendorong desa agar terlepas dari predikat desa tertinggal. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, melainkan terdapat misi dan tujuan guna meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program pemberdayaan.

Kunci kesuksesan atas kekompakan di desa, dapat di lihat dari masyarakatnya yang hobi bergotong royong bersama dengan menyempatkan diri berkumpul bersama-sama, tidak melihat status sosial dan ekonomi masing-masing individu.

Baca Juga:  PSN Swasembada Gula, Bupati Mesuji Dorong Masyarakat Kemitraan Tebu

“Budaya gotong-royong memiliki filosofi tersendiri. Kekompakan dan kerukunan warga di lihat dari getolnya warga untuk terus bergotong royong. Saling berbaur untuk meminimalisir sifat acuh terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Untuk itu, sambung dia, dirinya yang diamanatkan menjadi ketua asosiasi pemerintah desa seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Sungkai Utara mengingatkan seluruh Kades untuk menghimbau warganya agar selalu melestarikan budaya gotong-royong ditengah tergerusnya warisan tradisi leluhur.

“Agar kiranya semua rekan-rekan Kades menghimbau dan mengajak masyarakatnya untuk terus menjaga kekompakan dan melestarikan budaya gotong-royong di desa. Dengan terpeliharanya budaya ini, mudah-mudahan keharmonisan antar warga terus berlanjut dan meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Negara Ratu, Febrina Eka Remalau menyambut baik himbauan dan ide yang diutarakan oleh Ketua Apdesi Kecamatan Sungkai Utara. Menurutnya menjaga tradisi gotong-royong di tengah-tengah masyarakat memang sangat dibutuhkan dan menjadi prioritas untuk digalakkan kembali. Kegiatan positif itu menjadi simbol kerukunan antar warga di lingkungan tiap-tiap penjuru desa.

Baca Juga:  Infografis Musibah KM Virgo Transport 8

“Hal positif banyak tercipta dari kerukunan antar warga. Tradisi gotong-royong, rembuk warga, tidak boleh punah dan wajib untuk dilestarikan,” kata dia.

Hal senada dikatakan Kades Ogan Jaya, Andi Fauzan. Dirinya mendukung penuh dan sadar akan dampak yang terlahir dari kerukunan warga, terlebih gorong-gorong merupakan implementasi dari sila ke-empat Pancasila.

“Gotong-royong merupakan upaya mempererat hubungan silaturahmi, dan memupuk rasa persaudaraan, sesuai dengan sila ke-4 Pancasila. Kebersamaan dan kekompakan warga menjadi kunci sukses berkembang dan majunya suatu desa,” tandasnya.

Terpisah, Camat Sungkai Utara, Antoni Effendi mengapresiasi gagasan dan langkah konkret yang akan diusung para Kades yang ada di wilayah kerjanya. Tak hanya tradisi gotong-royong saja, termasuk tradisi sistem kemanan lingkungan (Siskamling) untuk menciptakan suasana Kamtibmas sebagai upaya meningkatkan keamanan di desa.

“Kegiatan positif seperti ini harus kita apresiasi. Tak hanya soal gotong-royong, tradisi ronda (Siskamling) di tiap-tiap dusun pun harus digalakkan kembali untuk menjaga keamanan serta menciptakan Kamtibmas di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.##


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Melly


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia
Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika
Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini
Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih
Bangga! Pocil Polres Mesuji Raih Juara Umum II di Ajang Polisi Cilik Tingkat Polda Lampung  
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 71, Ditlantas Polda Lampung Gelar Lomba Pocil 
Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi, Lampung Kelak jadi Pangkalan Kapal Induk Ini
Puspom TNI Perkuat Pengamanan Wallakir

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:14 WIB

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:25 WIB

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 September 2026 - 22:23 WIB

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 September 2026 - 14:41 WIB

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Sabtu, 19 September 2026 - 13:32 WIB

Bangga! Pocil Polres Mesuji Raih Juara Umum II di Ajang Polisi Cilik Tingkat Polda Lampung  

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 7 Agustus 2026 ini menunjukkan seorang dosen kejuruan asal Indonesia berjabat tangan dengan sebuah robot humanoid saat berkunjung ke sebuah perusahaan AI berwujud yang terletak di Kota Liuzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:14 WIB

Ken Stiawan Sutradara FIlm Ageman

#indonesiaswasembada

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:25 WIB

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:23 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

#indonesiaswasembada

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:41 WIB