Bukan hanya Manusia yang Menari

Minggu, 4 Januari 2026 | 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Jaya Suprana*)

DARI kata benda “tari” timbul kata kerja “menari” yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna menari/me·na·ri/ v memainkan tari (menggerak-gerakkan badan dan sebagainya dengan berirama dan sering diiringi dengan bunyi-bunyian): kami ~ di lapangan bila ada pesta rakyat. Pada hakikatnya manusia bisa menari berkat memiliki kecerdasan mengolah gerak-tubuh disesuaikan atau menyesuaikan dengan irama yang mengiringinya.

Seni-tari pada hakikatnya memang buatan manusia namun bukan berarti monopoli manusia. Cukup banyak jenis satwa yang berperilaku seolah terkesan menari seperti manusia antara lain:

1. Burung Cenderawasih (Paradisaeidae)
Jantan berkumpul di kawasan khusus dan melakukan tampilan yang super keren seperti melompat, mengayunkan sayap, memutar tubuh, dan memamerkan bulu hias. Gerakan ini bagaikan tarian ritual untuk menarik betina. Seleksi seksual bagi betina memilih jantan dengan tampilan terbaik.

2. Burung Merak (Pavo cristatus)
Jantan mengembangkan ekor panjang, menggoyangkannya, dan berputar di depan betina. Ini disebut ritual kawin demi menunjukkan kejantanan, kesehatan, kebugaran dan kualitas genetik.

Baca Juga:  Ketum JMSI: Pahami Pernyataan Presiden Soal Londo Ireng

3. Burung Manakin (Pipridae)
Beberapa spesies (misalnya Manakin berambut emas) melakukan tarian kelompok di atas cabang. Mereka melompat, berputar, dan menghasilkan bunyi “snap” dengan sayap. Fungsinya adalah menarik betina dan mempertahankan teritori.

4. Lumba-lumba (Delphinidae)
Mahluk laut ini suka berenang melengkung, melompat tinggi, dan bermain di permukaan air, terutama saat musim kawin atau interaksi social dengan tujuan komunikasi, ikatan sosial, dan menunjukkan kekuatan.

5. Beruang Kutub (Ursus maritimus)
Di musim kawin, jantan bisa melakukan gerakan “menari” di atas es: berputar, mengangkat kaki, dan mengayunkan tubuh demi menarik perhatian betina dan menunjukkan dominasi.

6. Kuda (Equus ferus caballus)
Kuda liar (misalnya kuda Przewalski) melakukan tarian dengan berlari kencang, mengangkat kaki, dan gerakan tubuh yang ritmis saat musim kawin. Pamer kekuatan dan kesiapan reproduksi.

7. Serangga: Lalat (Diptera)
Beberapa spesies lalat melakukan “tarian udara” sebelum kawin. Jantan membawa hadiah (misalnya mangsa) dan melakukan gerakan berirama di udara demi meningkatkan peluang diterima betina.

Baca Juga:  Nurhadi Soroti Rangkap Jabatan Sudaryono, Minta Kinerja BGN Tak Terganggu

8. Kura-kura Laut (Chelonia mydas)
Saat musim kawin, jantan bisa melakukan gerakan “menari” di bawah air, berputar dan menggoyangkan cangkang demi menarik betina sambil pamer vitalitas.

9. Lebah Madu berkomunikasi dengan sesamanya dalam bahasa gerak tarian khusus yang mereka sepakati sebagai bahasa mereka.

Tersimpul bahwa satwa menari bukan berarti mereka memahami musik atau irama seperti manusia. Gerakan ini bersifat naluriah dan fungsional (komunikasi, reproduksi, dominasi). Banyak gerakan tersebut dipicu oleh hormon semisal testosteron dan seleksi alam. Jadi, meski istilah “menari” kita gunakan secara antropomorfik, alam sudah menyediakan tarian unik untuk setiap jenis mahluk hidup lain-lainnya.

Di dalam serial film Marvel “The Guardians of Galaxy’’, sebatang kayu bernama Groot juga gemar menari terutama jika manusia sedang tidak melihatnya. Meminjam judul lagu Ebiet G.Ade, rumput pun bisa bergoyang seperti menari apabila ditiup angin sepoi-sepoi. []

*)Budayawan dan Pendiri MURI


Penulis : Jaya Suprana


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Opini

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Satbinmas Polres Mesuji Lakukan Sambang Binluh di Ponpes Alhidayah
Lampung Dulung Penguatan Literasi Keuangan Generasi Muda
Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan
Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025
Deddy Sitorus Beri Klarifikasi soal Sebutan “Gerombolan Sirkus”
JMSI Banyuwangi Komitmen Peran Media dalam Investasi Daerah
AS Terus Lakukan Pengetatan Terhadap Produk China
FIFA Disiplinkan AFA Pasca Bentrok Pemain Argentina vs Spanyol

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:19 WIB

Satbinmas Polres Mesuji Lakukan Sambang Binluh di Ponpes Alhidayah

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:04 WIB

Lampung Dulung Penguatan Literasi Keuangan Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:17 WIB

Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:46 WIB

Deddy Sitorus Beri Klarifikasi soal Sebutan “Gerombolan Sirkus”

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Satbinmas Polres Mesuji Lakukan Sambang Binluh di Ponpes Alhidayah

Jumat, 31 Jul 2026 - 06:19 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Dulung Penguatan Literasi Keuangan Generasi Muda

Jumat, 31 Jul 2026 - 06:04 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:11 WIB

#indonesiaswasembada

Deddy Sitorus Beri Klarifikasi soal Sebutan “Gerombolan Sirkus”

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:46 WIB