Bukan Hanya Jalan, Pemprov juga Kebut Jembatan

Rabu, 19 Maret 2025 | 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAIN mempercepat pembangunan jalan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung juga mengebut proyek infrastruktur lainnya. Salah satunya adalah pembangunan duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang, yang menghubungkan Kota Metro dan Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, Asep Wirakarsa, mengatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jembatan guna mengakomodasi volume lalu lintas yang terus meningkat.

“Jembatan eksisting sudah tidak mencukupi, sehingga perlu dilakukan duplikasi agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” kata Asep melalui pernyataan persnya, Sabtu (15/3/2025).

Baca Juga:  Bandarlampung 344; Wajah Lampung

Jembatan baru ini, jelas Asep, memiliki panjang total 80 meter, dengan bentang utama 60 meter dan tambahan 20 meter. Lebarnya 6 meter, terdiri dari dua jalur kendaraan serta trotoar untuk pejalan kaki. Struktur jembatan menggunakan teknologi RBA + Prestress, dengan pondasi bore pile berdiameter 800 mm.

Menurut Asep, pembangunan ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Lampung di bawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal (RMD).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui, Hadirkan Layanan Kesehatan Modern Masyarakat Pesisir Barat

“Bukan hanya jalan, jembatan juga dikebut. Ini merupakan komitmen Pak Gubernur Lampung,” jelasnya.

Ia optimistis, proyek ini akan berdampak positif bagi mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.

“Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan sesuai jadwal sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tutupnya.


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung, BMBK

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

MOU AS-Iran Sudah Ditandatangani, Hikmahanto: Perdamaian Masih Penuh Ketidakpastian
Dampak Rencana Damai AS-Iran, Dave Dorong Indonesia Aktif Kawal Stabilitas Timur Tengah dan Ekonomi Global
Kemenag Menebar Kebahagiaan bersama Yatim dan Penyandang Disabilitas
Habib: Kasus Taufik Hidayat Harus Dikenakan Pasal Berlapis
Green Economy Minimalisir Kerusakan Lingkungan akibat Tambang
Jaga Tekanan Global, Pemerintah Luncurkan Stimulus Rp 26,34 T
Kalah dari Afrika, Peluang Korsel Lolos Tipis
Piala Dunia: Meksiko Lumat Ceko 3-0

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:43 WIB

MOU AS-Iran Sudah Ditandatangani, Hikmahanto: Perdamaian Masih Penuh Ketidakpastian

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:40 WIB

Dampak Rencana Damai AS-Iran, Dave Dorong Indonesia Aktif Kawal Stabilitas Timur Tengah dan Ekonomi Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kemenag Menebar Kebahagiaan bersama Yatim dan Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:04 WIB

Habib: Kasus Taufik Hidayat Harus Dikenakan Pasal Berlapis

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:55 WIB

Green Economy Minimalisir Kerusakan Lingkungan akibat Tambang

Berita Terbaru

MUHARAM-Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, mengatakan Peaceful Muharam merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan anak yatim dan penyandang disabilitas merasakan kehadiran negara sekaligus menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial [DE]

#indonesiaswasembada

Kemenag Menebar Kebahagiaan bersama Yatim dan Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:31 WIB

THabiburohman; Taufik Hidayat sangat mengusik rasa kemanusiaan sehingga harus diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku [dok/Hs]

#indonesiaswasembada

Habib: Kasus Taufik Hidayat Harus Dikenakan Pasal Berlapis

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:04 WIB

AANGGOTA Komisi XII DPR RI Junaidi Auly menegaskan pentingnya penerapan prinsip green economy dalam aktivitas pertambangan guna meminimalkan kerusakan lingkungan [Hr]

#indonesiaswasembada

Green Economy Minimalisir Kerusakan Lingkungan akibat Tambang

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:55 WIB