BPS: Standar Garis Kemiskinan Lampung pada Maret 2022 Naik Menjadi Rp514.039

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Bandar Lampung – Garis kemiskinan mengalami kenaikan 4,35% dan tingkat kemiskinan turun sebesar 0,10 poin. Hal tersebut mengindikasikan tingkat pendapatan penduduk miskin Provinsi Lampung mampu mengimbangi kenaikan garis kemiskinan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) LAMPUNG, Endang Retno Sri Subiyandani, S.Si.,merinci garis kemiskinan Lampung (Rp/Kapita/Bulan) pada tahun 2017 pada bulan Maret sebesar 384.882 dan bulan September sebesar Rp390. 183; Tahun 2017 Maret (402.307) dan September (409.881); kemudia Tahun 2019 Maret (418.309) September (434.675).

Selanjutnya, pada Tahun 2020 pada bulan Maret sebesar 453.733 dan bulan September sebesar 457.495. Tahun 2021 tercatat Maret (471.439) September (492.620). “Terakhir Maret Tahun 2022 mencapai 514.039,” Kata Endang Retno

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani, S.Si., menyampaikan secara langsung hasil pendataan tersebut dalam kegiatan Seminar dan Rapat Kerja Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung, di Bukit Randu Hotel & Resto Bandar Lampung, Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga:  Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   

Kegiatan Seminar dan Rapat Kerja ISEI Cabang Lampung mengambil tema Kemandirian Pangan dan Ancaman Inflasi di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi.

Kepala BPS Lampung yang menjadi narasumber dalam seminar tersebut menambahkan bahwa Angka kemiskinan Lampung Maret 2022 mengalami penurunan dibandingkan September 2021, dari 11,67% menjadi 11,57%. “Penurunan angka kemiskinan Lampung lebih rendah dari penurunan angka nasional, ” Pungkasnya.

Selain itu Tren PDRB ADHB sepanjang tahun 2017–2021 terus mengalami peningkatan kecuali pada tahun 2020. PDRB ADHB Lampung pada tahun 2020 sempat mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19. Kondisi ini sejalan dengan perekonomian global dan nasional. PDRB ADHB Lampung tahun 2021 mencapai 371,90 triliun rupiah.

Baca Juga:  Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 

Tren yang sama berlaku pada PDRB ADHK 2010, sepanjang tahun 2017–2021 juga terus mengalami peningkatan kecuali pada tahun 2020. PDRB ADHK 2010 Lampung pada tahun 2020 sempat mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19. PDRB ADHK Lampung tahun 2021 mencapai 247,00 triliun rupiah.

Dalam kesempatan itu Endang Retno juga menyampaikan bahwa PDRB ADHB per kapita Lampung tahun 2021 mencapai 40,95 juta/tahun, meningkat dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 39,35 juta/tahun. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif 
Rektor IHTP: Otsus Wujud Komitmen Pusat Membangun Papua
Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi
Genjatan Senjata Versi Hamas, Bergantung Sikap Israel
Kafe, Mencari Jeda di Tengah Rutinitas Metropolitan
IMIP Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Hamas Setujui Draf Final Gencatan Senjata Gaza Fase Kedua
Ledakan Tambang Batu Bara, 34 Tewas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Rektor IHTP: Otsus Wujud Komitmen Pusat Membangun Papua

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Genjatan Senjata Versi Hamas, Bergantung Sikap Israel

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Kafe, Mencari Jeda di Tengah Rutinitas Metropolitan

Berita Terbaru

Wisudawan IAI Darul Fattah

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif 

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:25 WIB

Ketum JMSI Teguh Santosa di Manokwari

#indonesiaswasembada

Rektor IHTP: Otsus Wujud Komitmen Pusat Membangun Papua

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:15 WIB

Konflik Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi menghangatkam suasana Laut Merah [xin]

#indonesiaswasembada

Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:17 WIB

Genjatan Senjata di Gaza  [Xin]

#indonesiaswasembada

Genjatan Senjata Versi Hamas, Bergantung Sikap Israel

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:00 WIB

Kafe Mencari Jeda Seharian Kerja

#indonesiaswasembada

Kafe, Mencari Jeda di Tengah Rutinitas Metropolitan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:52 WIB