Blusukan ke Mesuji, Ini Misi Kadis Perindag Provinsi Lampung

Sabtu, 25 April 2026 | 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Lampung, Muhammad Zimmi Skil., SE.MM., bersama Tenaga Pendamping Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung Ardiansyah dan Mahendra Utama, turun langsung ke Kabupaten Mesuji guna melakukan Verifikasi Faktual lokasi calon penerima bantuan Mesin Pengering Padi, Jagung, Singkong, (Bad Drayer).

Didampingi Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Mesuji, Sunardi Nyerupa., SE., berserta Kabid Perdagangan, Kabid Industri, dan Kabid Koperasi Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji, mendampingi tim tenaga pendamping percepatan pembangunan ini meninjau lokasi penggilingan padi yang akan di jadikan tempat untuk mengelola mesin bantuan Bad Drayer di Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur.

Baca Juga:  Jelang HUT REI 2026, Lampung Selatan Siap Jadi Pusat Kegiatan dan Magnet Investasi

Zimmi menjelaskan, bantuan mesin Bad Drayer ini merupakan program Gubernur Lampung dalam rangka mendukung hilirisasi ketahanan pangan nasional, yang diharapkan dapat menyentuh langsung ke masyarakat dan tepat sasaran.

“Salah satu sasaran program ini adalah kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kecamatan Mesuji Timur, ” jelasnya saat meninjau lokasi calon penerima bantuan di mesuji, jumat (24/04/26).

Ditempat yang sama Kadis Koperindag Mesuji Sunardi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang sudah mengutus tim Verifikasi Faktual yakni rombongan Kadis Perdagangan dan para tenaga ahli gubernur lampung.

Baca Juga:  Lampung Selatan Perkuat Ketahanan Energi Daerah

Menurutnya, dengan adanya bantuan mesin ini bisa mengurangi keluar nya gabah petani Mesuji yang biasanya saat musim panen tiba selalu di jual habis keluar daerah kepada para tengkulak.

” Tentu dengan adanya bantuan alat ini bisa mengurangi keluarnya gabah petani Mesuji agar bisa langsung di olah agar menjadi produk siap konsumsi. Jadi kedepan petani Mesuji tidak lagi menjual gabah tapi sudah menjadi beras, “ungkap Sunardi.


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Desty


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konflik Agraria Dua Kampung Dan AURI, Tim KNARA Turun Ke Lokasi Sengketa
Bupati Ayu : Keberhasilan PAUD Program Wajar 13 Tahun Melalui Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor 
DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil
Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah
Polda Lampung Amankan Dua Korban TPPO
Lampung Perkuat Perlindungan Anak, TPPO Jadi Perhatian Serius
Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:38 WIB

Konflik Agraria Dua Kampung Dan AURI, Tim KNARA Turun Ke Lokasi Sengketa

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:02 WIB

Bupati Ayu : Keberhasilan PAUD Program Wajar 13 Tahun Melalui Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor 

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:36 WIB

ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:24 WIB

Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Konflik Agraria Dua Kampung Dan AURI, Tim KNARA Turun Ke Lokasi Sengketa

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:38 WIB

#indonesiaswasembada

ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:36 WIB

#indonesiaswasembada

Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:24 WIB