BKSAP Serukan Parlemen Asia Perkuat Multilateralisme Dalam Sidang APA ke -15

Rabu, 19 Februari 2025 | 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAKU – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menyerukan agar parlemen negara-negara Asia memperkuat kerja sama multilateral dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Hal ini disampaikannya dalam Sidang Umum Asian Parliamentary Assembly (APA) ke-15 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, Selasa (19/2/2025).

Mardani menyoroti meningkatnya tren unilateralisme dalam politik internasional, di mana sejumlah negara bertindak sepihak tanpa mempertimbangkan dampak terhadap komunitas global. Ia mencontohkan beberapa kebijakan luar negeri Amerika Serikat, seperti penarikan diri dari Paris Agreement, keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta pengambilan keputusan sepihak terkait isu Gaza dan perang Rusia-Ukraina.

Baca Juga:  Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

“Ini menjadi catatan penting bagi kita, bahwa kita boleh saja mendahulukan kepentingan nasional, asalkan tidak merugikan negara lain. Kerja sama multilateral yang kuat sangat dibutuhkan, terutama untuk menghadapi ketidakpastian politik global,” ujar Mardani.

Politisi Fraksi PKS itu menegaskan bahwa negara-negara Asia memiliki potensi besar dari segi demografi, pertumbuhan ekonomi, dan keragaman budaya. Potensi ini, menurutnya, harus menjadi modal utama dalam memperkuat solidaritas kawasan guna mewujudkan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan sosial.

Baca Juga:  Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE

Melalui forum Asian Parliamentary Assembly, Mardani menekankan pentingnya diplomasi parlemen dalam memperkuat multilateralisme dan mencegah tindakan unilateral, ultra-nasionalisme, serta pelanggaran hukum internasional.

Dalam sidang ini, turut hadir Ketua DPR RI Puan Maharani, serta sejumlah anggota DPR RI lainnya, di antaranya Gilang Dhielafararez (F-PDIP), Charles Honoris (F-PDIP), Robert Joppy Kardinal (F-P.Golkar), Musa Rajekshah (F-P.Golkar), Gulam Mohamad Sharon (F-P.NasDem), Arzeti Bilbina (F-PKB), dan Syahrul Aidi Maazat (F-PKS).(*)


Penulis : Heri


Editor : Romy


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB