Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Pertemuan antara Wakil Ketua MPR . Sjarifuddin Hasan dan Anggota Parlemen Jepang Fukuda Tatsuo terlihat akrab. Pertemuan yang digelar di Ruang Kerja Pimpinan, Lt.7, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 11 Juli 2023, itu membahas banyak hal guna meningkatkan hubungan Indonesia – Jepang.
Selepas pertemuan, Sjarifuddin Hasan kepada wartawan mengatakan hubungan kedua negara perlu ditingkatkan. Dirinya berharap dalam pertemuan yang digelar sore hari itu bisa semakin meningkatkan hubungan kedua negara dalam berbagai bidang. “Kita harap demikian”, tutur Politisi Partai Demokrat itu.
Pria asal Sulawesi Selatan itu mendorong banyak orang Indonesia pergi ke Jepang, selain untuk menimba ilmu, studi banding, serta bekerja karena di negeri yang dijuluki matahari terbit itu memiliki banyak kelebihan dan keunggulan terutama dalam segi teknologi.
Tak hanya itu, produk-produk dari Indonesia diharap banyak diekspor ke sana. Semua keinginan itu menurutnya sangat bisa terealisasi karena Indonesia dan Jepang memiliki banyak persamaan, “persamaan dalam segi budaya”, paparnya.
Fukuda Tatsuo menurut Sjarifuddin Hasan mendukung meningkatnya hubungan kedua negara dalam berbagai sektor. Bahkan dalam pertemuan itu juga dibahas kemungkinan dijalinnya kerja sama di bidang militer antara kedua negara. “Tidak menutup kemungkinan kerja sama di bidang itu dilakukan”, ungkap pria yang di DPR berada di Komisi I.
Ikut hadir dalam pertemuan itu Fukuda Tatsuo dan Sjarifuddin Hasan, yakni Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji, anggota Komisi Rizki Naatakusumah, serta sekretaris dan tenaga ahli dari kedua belah pihak.(*)






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


