Belanja OPD Koperasi, UKM Mesuji tak Tepat Sasaran

Kamis, 29 Agustus 2024 | 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

MESUJI – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) menemukan potensi tidak tepat sasaran pada kegiatan di organisasi perangkat daerah (OPD) Mesuji, tepatnya  pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Mesuji, Lampung pada tahun 2023 belum tertib.

Belanja tersebut direalisasikan dalam bentuk pasar murah yang dilaksanakan pada 13 desa yang ada pada tujuh kecamatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI dokumen dan wawancara terhadap Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kegiatan dan Bendahara Pengeluaran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan serta konfirmasi kepada Perum Bulog.

“Diketahui pelaksanaan Belanja Subsidi tersebut tidak sesuai ketentuan,” petikan LHP BPK RI.

Pun. Tata cara pemberian dan pertanggungjawaban belanja subsidi tidak didukung dengan Perbup Mesuji tentang belanja subsidi. Sebelum menganggarkan dan merealisasikan belanja subsidi, diamanatkan untuk mengatur tata cara pemberian dan pertanggungjawaban Subsidi dalam suatu peraturan kepala daerah.

Baca Juga:  Blusukan ke Mesuji, Ini Misi Kadis Perindag Provinsi Lampung

“Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tidak tertera dengan pasti jumlah penerima dan perincian barang bersubsidi. Pelaksanaan Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi dilakukan tanpa mengacu kepada Perbup tentang pemberian subsidi,” tulis dokumen LHP BPK RI.

Petikan LHP BPK RI merinci, tidak terdapat ketentuan tertulis mengenai panduan penetapan penerima manfaat, proses verifikasi validasi data, maupun pengaturan mengenai pertanggungjawaban (SPJ). Berdasarkan pengujian dokumen SPJ, foto dokumentasi yang dilampirkan pada kegiatan pasar murah tahun 2023 sebagian merupakan foto kegiatan pasar murah pada tahun 2022.

“Mekanisme pembayaran kepada Perum Bulog dilakukan hanya berdasarkan invoice tanpa disertakan bukti penjualan berupa kuitansi/struk. Selain itu, berdasarkan keterangan pihak Perum Bulog pada saat pelaksanaan pasar murah diadakan perhitungan jumlah sembako yang terjual bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tetapi tidak terdapat berita acara perhitungannya, ” rinci LHP BPK RI.

Ditemukan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tidak menyampaikan laporan kepada Kepala Daerah dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan pasar murah belum tertib tidak ada kesepakatan antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dengan Perum Bulog terkait pelaksanaan kegiatan pasar murah.

Baca Juga:  Jelang Musda IV, Golkar Mesuji Buka Penjaringan Calon Ketua, Ini Sosok Pendaftar Pertama

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan hanya melakukan pemesanan melalui telepon dan surat permintaan dikirim melalui pesan whatsapp kepada Perum Bulog dan tidak terdapat kesepakatan tertulis. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Perum Bulog bahwa tidak ada kesepakatan tertulis antara Perum Bulog dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. Pada saat selesai pelaksanaannya Perum Bulog mengirimkan tagihan (invoice) untuk pembayaran melalui pesan whatsapp atas pelaksanaan pasar murah tersebut kepada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.

“Permasalahan di atas mengakibatkan realisasi belanja subsidi senilai Rp109 juta lebih berisiko tidak tepat sasaran,” tulis LHP BPK RI.##


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : MESUJI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi
Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat
Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik
Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua
Dr. Ryzal: Sinergi Akademisi-Praktisi Wujudkan Partisipasi Semesta
Asmawati Ketua Golkar Kecamatan Negeri Besar
Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan
Ilustrasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:11 WIB

Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:22 WIB

Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

#indonesiaswasembada

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB

#indonesiaswasembada

Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:11 WIB

#indonesiaswasembada

Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:22 WIB