Bamsoet Resmikan Lounge in The Sky Indonesia

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri
JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kehadiran Lounge in The Sky Indonesia yang terletak di Boca Rica Tapas Bar & Lounge, di Mangkuluhur City, Semanggi, Jakarta, yang dirancang oleh Mangkuluhur City berkolaborasi dengan DITS Asia. Sebagai manifestasi dari konsep kolaborasi ekonomi kreatif yang memadukan unsur industri kuliner dengan pesona wisata. Sekaligus menawarkan hiburan yang menantang adrenalin, namun dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Kehadiran Lounge in The Sky di Jakarta menjadikan kita tidak lagi harus membuang devisa dengan terbang ke Eropa, Dubai atau Malaysia untuk menikmati sensasi jamuan fine dining dari ketinggian 50 meter di atas tanah. Tidak sekadar menawarkan pengalaman makan dan minum di atas ketinggian langit Jakarta dengan panorama gedung pencakar langit yang menakjubkan,” ujar Bamsoet usai meresmikan Soft Opening Lounge in The Sky Indonesia, Experience Jakarta’s Hanging Hangout Spot! yang terletak di Mangkuluhur City Jl Gatot Subroto No Kav 2-3 Jakarta, Senin malam (28/3).

Baca Juga:  Apresiasi Penandatanganan Peratutan Presiden Tentang Ditjen Pesantren, HNW: Harus Bisa Menguatkan dan Memajukan Pesantren

Turut hadir antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Anggota DPR RI Robert Kardinal, Komisaris Utama Grup Humpuss Hutomo Mandala Putra (Tommy Suharto), Presiden Direktur HUMPUSS LAND Darma Mangkuluhur Hutomo dan Pengusaha Muda Ruddy Salim.

Bamsoet menjelaskan, Lounge in The Sky pertama kali beroperasi pada Mei 2006 di Brussels, Belgia. Indonesia menjadi negara ketiga di dunia dan kedua di Asia dalam menghadirkan Lounge in The Sky setelah Belgia dan Malaysia. Program Lounge in The Sky merupakan bagian dari produk restoran Dinner in The Sky yang telah berpengalaman di lebih dari 60 kota di seluruh dunia dan lebih dari 10.000 kali penyajian.

“Lounge in The Sky Indonesia menawarkan berbagai pilihan paket yang bisa dipesan oleh para turis dan para penikmat atraksi kuliner dengan variasi harga yang terjangkau. Antara lain, paket standard, paket class dan paket first class. Lounge in The Sky Indonesia juga menjanjikan hidangan yang dimasak oleh koki terpilih dari Boca Rica Tapas Bar & Lounge, sehingga terjamin kelezatannya,” kata Bamsoet.

Baca Juga:  Tawanan Palestina Halal Dihukum Mati oleh Israel, HNW Menolak, Dunia tak Boleh Diam!

Menurutnya Lounge In The Sky memiliki rekor keselamatan selama 16 tahun dan didesain sesuai dengan German norm DIN 4112. Struktur melayang – panduan untuk kalkulasi dan eksekusi, dengan segala gambar teknis, kalkulasi, dan simulasi yang telah diuji oleh TUV SUD, sebuah organisasi internasional yang berasal dari Jerman, yang memvalidasi keselamatan dari segala macam produk demi melindungi baik manusia maupun lingkungan dari bahaya.

“Tidak heran jika hingga saat ini lebih dari 5 ribu tamu dikabarkan telah masuk dalam waiting list untuk menikmati Lounge in the Sky Indonesia. Para tamu masih dapat mendaftar via situs www. lits.asia untuk dapat merasakan sensasi yang telah memperoleh pengakuan dari CNN dan Forbes sebagai salah satu dari Top 10 Most Extravagant Meals di dunia,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan
11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan
Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?
JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas
Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan

Sabtu, 11 April 2026 - 14:35 WIB

11 Bulan Tak Digaji, Buruh PT San Xiong Steel Akhirnya Dapat Kepastian Usai Bupati Egi Turun Tangan

Sabtu, 11 April 2026 - 06:18 WIB

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Sabtu, 11 Apr 2026 - 06:18 WIB

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB