Anggota MPR: Sidang Tahunan Kali Ini Terasa Spesial

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sidang Tahunan MPR 2022, ini terasa cukup spesial bagi anggota MPR dari Kelompok DPD, M. Sanusi Rahaningmas, S.Sos., M.M. Sejak menjadi anggota MPR pada pemilu 2019, inilah kali pertama bagi Sanusi mengikuti Sidang Tahunan bersama seluruh anggota MPR. Karena selama masa pandemi, Sidang Tahunan dilakukan secara daring dan luring, dan hanya dihadiri secara fisik oleh sebagian anggota MPR.

Meski harus dibantu dengan tongkat, Sanusi tampak antusias menuju ruang sidang, bersama dengan anggota yang lain. Ia berjalan, bergegas, dengan keterbatasan kakinya yang cidera permanen.

Sejak turun dari mobil, melintasi selasar, memasuki Gedung Nusantara untuk menaiki eskalator sebelum akhirnya melewati tangga menuju Ruang Rapat Paripurna. Semua dilakukan sendiri tanpa bantuan siapapun. Ia menampakkan rasa percaya dirinya, tidak kelihatan ada rasa lelah maupun minder sedikitpun.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan

Padahal perjalanan menuju dan kembali dari ruang sidang di Gedung Nusantara kompleks parlemen, itu relative jauh. Namun itu tidak menjadikan halangan bagi pria kelahiran Maluku 16 September 1963, ini untuk menghadiri sidang. Dia tetap semangat dan antusias mengikutinya dari awal hingga akhir.

“Ini tidak seberapa dibanding dapil saya di Papua. Karena itu saya suka kesel kalau ada orang yang sempurna tapi memilih banyak diam, tidak memberi manfaat apapun bagi orang lain,” kata Sanusi menjawab pertanyaan wartawan usia mengikuti sidang tahunan, Selasa (16/7).

Sanusi bersyukur, bisa menjejakkan kakinya di Senayan. Karena keberadaannya sebagai anggota DPD, menjadi bukti bahwa lembaga legislative tidak melulu menjadi haknya orang normal. Penderita disabilitas seperti yang dia alami, juga berhak menjadi bagian dari lembaga legislative.

Baca Juga:  ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

“Cidera ini saya dapat dari bola, antara 1980-1985. Lutut kaki saya cidera hingga tiga kali, bergeser dari tempatnya dan memaksa saya berhenti bermain bola. Sudah saya periksakan ke mana-mana, dan akhirnya saya harus memutuskan menggunakan tongkat ini,” kata Sanusi lagi.

Menyangkut pidato Presiden Joko Widodo Pada Sidang Tahunan, Sanusi menyampaikan terimakasih karena telah membawa bangsa Indonesia bertahan dari pandemi. Pandemi, kata Sanusi membuat banyak negara limbung, ekonomi merosot dan angka pengangguran melonjak. Tetapi, di tangan pemerintah Jokowi, Indonesia mampu bertahan, dan hanya sedikit mengalami guncangan.

“Mari teruskan saling mengulurkan tangan, bantu membantu dan bahu membahu. Berotong royong meningkatkan ekonomi secara nasional demi kemaslakhatan masyarakat dan bangsa,” kata Sanusi lagi. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia
Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa
Palestina Berharap, Pemilu Israel Bawa Kedamaian di Gaza dan Tepi Barat
AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar
Gubernur Ingatkan, Pejabat Harus Berintegritas dan Berkompetensi
Alhamdulillah, Hujan Bantu Padamkan Karhutla di Way Kambas
AS Ingatkan Kawasan Teluk soal Serangan ke Iran Usai Pemilu Sela
Rival Netanyahu, Eisenkot, Siap Bentuk Pemerintahan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Palestina Berharap, Pemilu Israel Bawa Kedamaian di Gaza dan Tepi Barat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:46 WIB

AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Gubernur Ingatkan, Pejabat Harus Berintegritas dan Berkompetensi

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 28 Oktober 2026 ini memperlihatkan lokasi tabrakan kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol.  Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah membantu para korban dan keluarga mereka, menyelamatkan sebanyak mungkin penyintas, serta memberikan dukungan medis dan psikologis kepada mereka yang terdampak.(Xinhua)

Berita Utama

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:06 WIB

Berita Utama

Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Kamis, 29 Okt 2026 - 09:44 WIB

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

Berita Utama

AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:46 WIB