Andre Rosiade: Dapur MBG segera Diaudit

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Anggota DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang terus melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, berbagai perbaikan yang dilakukan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan bebas dari kebocoran.

“Kalau menurut kami, dapur ini sudah memiliki standar SOP yang ditetapkan oleh BGN. Kami juga mendengar bahwa berbagai pembenahan dan program perbaikan sudah dilakukan,” ujar Andre di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Pekanbaru, Jumat kemarin (19/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia menilai dapur telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan BGN serta mulai menerapkan berbagai kebijakan hasil evaluasi internal lembaga tersebut.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk pembenahan adalah penghentian sementara operasional dapur selama masa libur sekolah sesuai kebijakan baru BGN. Adapun selama periode tersebut, distribusi makanan kepada siswa maupun kelompok penerima manfaat lainnya tidak akan dilakukan.

Selain itu, BGN juga melakukan penyesuaian skema insentif. Jika sebelumnya terdapat insentif tetap selama masa libur sekolah, kini mekanisme tersebut dihapus. Insentif bagi pengelola dapur juga tidak lagi diberikan secara merata, melainkan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Apresiasi Peluncuran Empat Program PPDS Baru FK Unila

Menurut Andre, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa BGN terus memperbaiki tata kelola program sekaligus memperkuat pengawasan. Ia juga menyebut selama masa libur sekolah BGN akan melakukan audit menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai SOP.

Dalam kesempatan itu, Andre mengaku sengaja meninjau dapur MBG di Pekanbaru untuk membandingkan kondisi lapangan dengan hasil kunjungannya ke berbagai dapur MBG di Sumatera Barat. Sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat, ia mengaku telah bertemu ribuan siswa dan orang tua penerima manfaat program.

Lebih lanjut, Andre menjelaskan bahwa BGN saat ini juga melakukan refocusing pelaksanaan program dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat upaya penurunan stunting sekaligus memperluas pemerataan manfaat program.

Baca Juga:  SPPG Kotabumi Ilir 1 Perkuat Pengawasan Mutu dan Validasi Data Penerima MBG

Ia menambahkan, BGN juga tengah melakukan audit dan investigasi terhadap sejumlah dapur yang diduga bermasalah. Upaya tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari langkah perbaikan tata kelola yang dilakukan pemerintah agar tidak terjadi kebocoran anggaran dan pelaksanaan program semakin akuntabel.

“Ini menunjukkan pemerintah Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi publik. Karena itu dilakukan evaluasi dan perbaikan besar-besaran agar ke depan tidak ada lagi kebocoran, program lebih tepat sasaran, dan tata kelolanya lebih transparan,” jelasnya.

Adapun dari hasil peninjauan tersebut, Andre menilai masyarakat masih menginginkan program MBG dilanjutkan. Menurutnya, temuan di Pekanbaru sejalan dengan aspirasi yang ia dengar dari masyarakat di Sumatera Barat.

“Kita ingin mendengarkan suara masyarakat dan melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai realita berbeda dengan persepsi atau opini yang berkembang. Yang saya temukan, masyarakat memang menginginkan MBG ini dilanjutkan,” katanya.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : MBG

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB
Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar
Ketum PBNU tak Boleh Rangkap Jabatan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Berita Terbaru

Ketua Panitia Muktamar ke-35, KH. Abdurrozaq Sholeh

#indonesiaswasembada

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:40 WIB

Prof. Mohammad Nuh

#indonesiaswasembada

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:33 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan area di sekitar danau bendungan alami yang terbentuk usai tanah longsor di hulu Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:14 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:00 WIB