Ajang LEIF 2025, 15 Investor Siap Serbu Lampung

Kamis, 6 November 2025 | 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Pemerintah Provinsi Lampung berhasil menarik antusiasme tinggi investor dalam Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta. 15  ,15 Letter of Intent (LoI) diteken dan siap serbu Lampung, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri puluhan investor asing itu mencatat capaian penting dengan penandatanganan 15 Letter of Intent (LoI) untuk berbagai proyek strategis daerah.

Kegiatan yang digelar bersama Forum Investasi Lampung (FOILA) tersebut menjadi ajang strategis untuk mempromosikan potensi investasi daerah, memperkuat hilirisasi komoditas unggulan, sekaligus memperkenalkan Lampung sebagai magnet baru investasi nasional.

Kehadiran investor dari Jepang, Belgia, Filipina, Malaysia, hingga Tiongkok dinilai menjadi bukti meningkatnya kepercayaan komunitas internasional terhadap potensi ekonomi Lampung.

“Lampung siap menjadi pusat hilirisasi lima komoditas strategis: kelapa, kopi, lada, ubi kayu, dan udang,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menjadi Keynote speaker pada kegiatan tersebut.

Gubernur menyebut, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp483,8 triliun pada 2024, yang menempatkan Lampung di posisi keempat tertinggi di Sumatra, daerahnya membuka peluang besar bagi investasi di sektor pangan, energi baru terbarukan, dan pariwisata berkelanjutan.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan arah pembangunan ekonomi Lampung kini fokus pada peningkatan nilai tambah melalui penguatan industri pengolahan di daerah.

“Kebijakan hilirisasi menjadi jalan agar Lampung tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga pusat produksi bernilai tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Forum ini juga mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Lampung, yang menilai momentum ini penting untuk memperkuat ekosistem investasi berkelanjutan.

“Capaian 15 LoI pada kegiatan ini adalah hasil yang sangat baik. Sehingga perlu untuk kita tindak lanjuti, supaya segera terealisasi,” ucap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto dalam kesempatan tersebut.

LEIF 2025 turut menghadirkan pameran proyek-proyek investasi daerah dan sesi one-on-one meeting antara calon investor dengan pemilik proyek (project owner). Forum ini menjadi ruang interaktif membahas peluang kerja sama, skema pembiayaan, serta model investasi di sektor prioritas.

Dalam forum tersebut, Pemprov Lampung menawarkan 11 proyek unggulan dengan nilai investasi total lebih dari Rp22 triliun. Proyek-proyek itu antara lain Bakauheni Harbour City (Rp4,5 triliun), Way Kanan Industrial Park (Rp3,5 triliun), Sebalang Port Expansion (Rp3 triliun), dan Floating Solar Power Plant (Rp2,1 triliun).

Proyek lainnya meliputi Kemiling Agripark Development Plan (Rp1,2 triliun), Kota Baru Area (Rp1,7 triliun), Betan Subing Terminal & Double Track Railway (Rp2,4 triliun), Gunung Tiga Geothermal Power Plant (Rp1,8 triliun), serta beberapa proyek wisata dan energi lainnya.

Adapun penandatanganan LoI dilakukan oleh sejumlah perusahaan internasional, seperti Nippon Koei, PT Kobelco Trading Indonesia, PT Mitsui Indonesia, PT Sinohydro Corp Ltd, dan PT Bakrie Power.

Baca Juga:  WFP PBB Pangkas Bantuan untuk 500.000 Orang di Gaza

Investor Malaysia Azwan Omar menandatangani LoI untuk proyek Agripark Kemiling, sementara perusahaan asal Filipina, N Mark Castro, menunjukkan minat pada pengembangan Bakauheni Harbour City.

Dari sektor energi, PT Tanyoe Sentosa, Xurya Daya, dan PT Magical Crystal Indo menandatangani komitmen untuk proyek Floating Solar Power Plant di Way Jepara dan Marga Tiga.

Penandatanganan 15 LoI ini, menjadi bukti konkret meningkatnya daya tarik Lampung di mata investor. Dengan keberhasilan ini, forum investasi seperti LEIF diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang menghubungkan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dalam mempercepat realisasi proyek strategis.

Berikut adalah investor yang menandatangani LOI :

Betan Subing Terminal
1. Nippon KOEI
2. PT. Kobelco Trading Indonedia
3. Embassy of Belgium
4. PT. Mitsui Indonesia

Double Track Railway
1. Nippon KOEI
2. PT. Kobelco Trading Indonesia
3. Embassy of Belgium
4. PT Mitsui Indonesia

Bakauheni Harbour City
1. N Mark Castro Filipina

Sebalang Port
1. PT Bukit Kiara Lestari

Agripark Kemiling
1. Azwan Omar Malaysia

Floating Solar Power Plant
1. PT Tanyoe Sentosa
2. PT Bakrie Power
3. Xurya Daya
4. PT Magical Crystal Indo

Kotabaru Lampung
1. PT Sinohydro Corp Ltd
2. PT Tanyoe Sentosa

 


Penulis : Anis


Editor : Rudi


Sumber Berita : Kominfo

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB