Laporan: Nara J Afkar
BANDARLAMPUNG-Membesarkan organisasi seperti semangat yang terus dikembangkan dipelihara. Hal ini disampaikan Anggota Dewan Pembina Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, Ahmad Rio Teguh (ART), Minggu (15/8).
Dikatakan, baru seumur jagung telah mendapat kepercayaan dari berbagai pihak. Satu diantaranya Mapolda Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Ahmad Wiyagus mempercayakan lembaga media pimpinan Teguh Santosa-Ketua JMSI Pusat ini menjadi instruktur di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung.
ART -CEO Sumaterapost. com ini menilai, selain Kapolda yang memiliki pandangan jauh kedepan melihat dunia dan peradabannya, ini merupakan penghormatan yang luar biasa.
ART berharap, kepercayaan ini mampu membangun sinergisitas dan meminimalisir kejahatan media siber. Karena kegiatan model ini selain meningkatkan kapasitas polisi di tengah era digitalisasi, juga mendorong minimnya muncul persoalan pidana di tengaH-tengah masyarakat, tutur mantan Ketua PWI Lampung ini.
Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat mampu memberikan pencerahan agar masyarakat tidak terjerembab kasus hukum terkait UU ITE yang ancamannya luar biasa.
Digodok
Terpisah, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan membenarkan program dimaksud. Rencana program tersebut tercetus di lapangan tembak SPN Lampung saat perayaan HUT Bhayangkara. Kapolda Irjen Pol H Ahmad Wiyagus meminta JMSI berkolaborasi guna menambah ilmu dan wawasan para taruna di SPN.
Dikatakan Novriwan, dirinya telah dipertemukan degan Kepala SPN Mapolda Lampung dan program tersebut segera di follow up bidang pendidikan JMSI Lampung, Jauhari SH MH bersama stafnya.
Novriwan berharap, program JMSI-Polda Lampung menjadi role model bagi Pemprov dan Kota Kabupaten untuk JMSI bisa hadir di kalangan siswa dan pelajar se Lampung. Sebagai wujud pengabdian JMSI kepada bangsa .[]






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


