52 Tahun Wafatnya Bung Karno, PDIP Gelar Doa Bersama

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – 52 tahun lalu, Proklamator Indonesia yang juga Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno atau Bung Karno menghembuskan nafas terakhir pada 21 Juni 1970 di usia 69 tahun.

Untuk mengenang wafatnya Bung Karno, DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengadakan doa bersama pada Senin (20/6).

Doa bersama yang melibatkan seluruh unsur agama dan pengahat kepercayaan itu digelar di lingkungan Sekolah Partai PDIP, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta.

“Jadi pada malam hari ini sebagai bagian dari bulan Bung Karno, dewan pimpinan pusat PDI Perjuangan akan mengadakan doa bersama peringatan wafatnya Bung Karno. Dan seluruh agama akan ikut mendoakan Bung Karno, proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat ditemui jelang persiapan Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta.

Baca Juga:  Kesenjangan Penghasilan Antara Dosen PTN Dan PTS Harus Ditekan

Diketahui, Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970. Di acara ini, akan hadir Ketua DPR yang juga Cucu Bung Karno Puan Maharani. Sekjen Hasto Kristiyanto memimpin jajaran PDIP yang hadir diantaranta adalah Ketua DPP PDIP Komaruddin Watubun dan Eriko Sotarduga.

Hasto mengatakan, bahwa Masjid At-Taufiq yang berada di seberang Sekolah Partai akan digunakan oleh umat Islam untuk berdoa bersama.

Baca Juga:  Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

Lalu, umat Kristen dan Katolik akan menggunakan salah satu ruang kelas di Sekolah Partai, umat Buddha akan menggunakan Aula utama gedung sekolah partai, umat Hindu akan menggunakan tempat ibadah di samping ruang fungsionaris DPP.

Dan, penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta umat Konghucu juga menggunakan salah satu ruang di area sekolah partai tersebut.

“Ini mencerminkan bagaimana PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan untuk Indonesia Raya,” tambah Hasto. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Musa Ahmad Pimpin Golkar Lampung Tengah
Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga
Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan
Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen
Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga
Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik
20.000 Lulusan SMP Terserap di Pondok Pesantren

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:10 WIB

Musa Ahmad Pimpin Golkar Lampung Tengah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:56 WIB

Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:04 WIB

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:24 WIB

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:46 WIB

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Musa Ahmad Pimpin Golkar Lampung Tengah

Sabtu, 7 Mar 2026 - 19:10 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 7 Mar 2026 - 11:56 WIB

#indonesiaswasembada

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:24 WIB

#indonesiaswasembada

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:46 WIB