18 Nama Diperiksa Terkait Kasus Karomani!

Jumat, 16 September 2022 | 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Unila non Aktif Prof Karoman cs terus menyeret banyak nama. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari PLT Juru Bicara KPK, Ali Fikri, sudah 18 (delapan belas) nama yang diperiksa terkait kasus tersebut.

Berikut nama-nama yang diperiksa KPK;

1.Prof. Dr. DYAH WULAN SUMEKAR R. W, SKM., M.Kes. (Dekan Fakultas Kedokteran)
2.Dr. M. FAKIH, SH., M.S. (Dekan Fakultas Hukum). 3.Prof. Dr. PATUAN RAJA, M.P.D (Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan). 4.Dr. Eng. HELMY FITRIAWAN (Dekan Fakultas Tehnik). 5.Dr. MUALIMIN, M.Pd.I (Dosen). 6.BUDI UTOMO (Kepala Biro Perencanaan dan Humas Universitas Lampung)
7.Prof. Dr.Ir. IRWAN SUKRI BANUWA, M.S.i (Dekan Fakultas Pertanian). 8.TRI WIDIOKO (Staf Pembantu Rektor I UNILA).

Baca Juga:  Awas, Pengguna BBM Subsidi Bakal Meningkat!

Ke-8 nama diatas telah diperiksa penyidik KPK pada Kamis (15/9). Dari seluruh saksi hadir dan digali pengetahuannya terkait posisi dan kewenangan dari Tersangka Karomani dalam pelaksanaan proses seleksi Maba pada beberapa fakultas di Unila.

Ditambahkan, selain 8 nama diatas, KPK juga telah memeriksa 10 orang. Berikut nama 10 orang yang telah diperiksa;
1.Dr. NAIROBI, S.E., M.Si.Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
2.Prof. Dr. Drs. YULIANTO, M.S.Pembantu Rektor III UNILA
3. DR.HI RUSKANDI M, SPA Dokter. 4.Dra. IDA NURHAIDA, M.Si.Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 5.ASEP SUKOHAR Pembantu Rektor II UNILA. 6.Dr. SURIPTO DWI YUWONO, S.Si., M.T.Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 7.FAJAR PAMUKTI PUTRA Pegawai Honorer UNILA. 8. ANTONIUS FERI Swasta.9.HENDRI SUSANTO, S.T.Panitia Bidang Pengelolaan. 10. Hj. ENUNG JUHARTINI Perawat di Puskesmas Terminal Rajabasa.

Baca Juga:  Lampung Siap-Siap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

KPK menurut Ali Fikri, Jumat (16/9) telah memeriksa para saksi terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung tahun 2022, untuk tersangka Karomani dimana pemeriksaan ke 18 saksi tersebut seluruhnya diperiksa di Polda Lampung. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter
Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026
Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI
Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara
Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?
Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan
Terkait Kemunculan Tapir di Kawasan Register 45, Begini Himbauan Camat Mesuji Timur

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIB

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:56 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:08 WIB

Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:18 WIB

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:18 WIB

Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]

#indonesiaswasembada

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Jul 2026 - 18:56 WIB

Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]

#indonesiaswasembada

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Jumat, 3 Jul 2026 - 12:18 WIB