11 Pejabat Dinonaktifkan, 4 Perusahaan Pupuk Di Blacklist

Kamis, 30 Januari 2025 | 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIDUGA ikut menyengsarakan petani akibat peredaran pupuk palsu, 11 pejabat Kementerian Pertanian  di nonaktifkan oleh Amran Sulaiman.

Diduga kuat, oknum kementerian tersebut meloloskan 4 perusahaan pengedar pupuk palsu dalam jaringan kementerian. Dan kini ke-4 perusahaan tersebut masuk dalam catatan hitam alias blacklist kementerian. Meski berubah nama, ke-4 perusahaan tersebut tetap dilarang menjadi bagian dari pengadaan, pengedar pupuk NPK palsu di Kementerian Pertanian.

Baca Juga:  Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Tindakan ini diambil setelah hasil investigasi menunjukkan kandungan NPK dalam pupuk 0, jauh di bawah standar minimal 15%, dan berdampak pada kerugian besar bagi petani hingga mencapai Rp600 miliar.

“Hitungan kami, petani rugi kurang lebih Rp19 juta per hektare. Artinya, secara total petani kita mengalami kerugian kurang lebih Rp600 miliar,” kata Amran.

Perusahaan yang dicabut izinnya meliputi CV Mitra Sejahtera di Semarang dengan Merek Sangkar Madu, CV Barokah Prima Tani di Gresik dengan merek Godhong Prima, PT Multi Alam Raya Sejahtera di Gresik dengan merek MARS, dan PT Putra Raya Abadi dengan merek Gading Mas.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Sukses Prestasi hingga Dampak Ekonomi

Masyarakat menunggu kerja aparat dalam menegakkan hukum seadil-adilnya dalam kasus ini.##


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Swasembada Pangan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen
Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama
Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace
JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan
Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza
Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong
DINIA Pertanian Indonesia (Foto:Kolase)

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:45 WIB

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:29 WIB

JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Berita Utama

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:16 WIB

Berita Utama

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:10 WIB

Berita Utama

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:45 WIB

Berita Utama

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:37 WIB