Zulhas: Stok Beras Aman Jelang Ramadhan

Senin, 5 Februari 2024 | 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Jelang Ramadan pasokan bahan pokok khususnya beras dipastikan aman dan tercukupi untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

“Seluruh persediaan cukup jelang Ramadan. Terutama pasokan stok beras,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Senin (5/2/2024).

Pada 2023, kata Zulkifli, Bulog telah mengimpor 2.000.000 ton beras dan 2.000.000 ton beras kembali di impor pada 2024. Oleh karena itu, Zulklifli mengatakan pasokan stok beras di Indonesia telah aman.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Sinergi Bangun Gerai dan Pergudangan Koperasi Desa Merah Putih

“Ketersedian bahan pokok jelang Ramadan hal yang terpenting. Meski terjadi sejumlah peningkatan harga bahan pokok, tapi aman,” ujarnya

Mendag menjelaskan berdasatkan data dari Badan Pangan Nasional terdapat kenaikan harga disejumlah bahan pokok. Selama periode 28 Januari-4 Februari 2024, harga beras premium naik sebesar Rp370 dari Rp15.240 per kg menjadi Rp15.610 per kg.

“Kemudian harga daging sapi murni naik sebesar Rp700 dari Rp134.230 menjadi Rp134.930 per kg, hingga cabai merah keriting naik sebesar Rp1.630 dari Rp49.410 menjadi Rp51.040 per kg. Yang paling penting persediaan cukup,” kata Zulhas.

Baca Juga:  Jelang Tahun Baru 2026, Sebanyak 42 Anggota Polres Mesuji Naik Pangkat 

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menilai ketersediaan stok pangan untuk Februari dan menghadapi Ramadan pada Maret 2024. Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan kebutuhan pangan nasional dengan berbagai cara mulai dari percepatan produksi hingga bantuan pangan beras.(*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026, Kasatlantas Polres Mesuji Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan 
Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 
Melihat 10 Besar Peneliti Produktif dan Berdampak UIN Raden Intan Lampung Versi SINTA
Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500
Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi
Komisi III Mencermati dugaan penyimpangan sengketa tanah yang libatkan aparat
M Khoizin Tekankan Pengawasan Tata Ruang Sebagai Kunci Mitigasi Bencana
TNI AU Bersama Basarnas Terus Lakukan Pencarian Pesawat ATR 42-500

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:57 WIB

Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026, Kasatlantas Polres Mesuji Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan 

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:55 WIB

Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:34 WIB

Melihat 10 Besar Peneliti Produktif dan Berdampak UIN Raden Intan Lampung Versi SINTA

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:19 WIB

Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:15 WIB

Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 

Selasa, 20 Jan 2026 - 22:55 WIB

#indonesiaswasembada

Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500

Selasa, 20 Jan 2026 - 11:19 WIB

#indonesiaswasembada

Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi

Selasa, 20 Jan 2026 - 11:15 WIB