Wujudkan Kampus Inklusif, Hafidzah Difabel Ikuti Tes UM-PTKIN di UIN RIL

Selasa, 9 Juni 2026 | 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Reni Agustin, salah satu peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di titik lokasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, merupakan penyandang disabilitas tunanetra. Ia mengikuti ujian pada sesi keempat hari kedua pelaksanaan UM-PTKIN, Selasa (9/6/2026).

Kehadiran Reni dalam pelaksanaan UMPTKIN menjadi bagian dari komitmen UIN Raden Intan Lampung sebagai kampus inklusif yang memberikan pelayanan pendidikan tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi peserta.

Meski memiliki keterbatasan penglihatan, hal tersebut tidak mengurangi haknya untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi.Selama ujian berlangsung, ia didampingi seorang pendamping yang membacakan soal. Tampak Reni menyimak setiap soal yang disampaikan oleh pendampingnya, Irawansyah, seorang dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN RIL yang juga staf Pusat Pengembangan Bahasa (Pusba).

Wakil Rektor I Prof. Dr. Andi Thahir, M.A., mengatakan penyediaan pendamping merupakan bagian dari upaya kampus untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan nyaman. Prof. Andi juga menyampaikan bahwa semua peserta memiliki hak yang sama dalam memperoleh dan mengakses pendidikan khususnya di UIN Raden Intan Lampung.

Reni juga didampingi oleh ibunya, Sundari, yang setia menemaninya selama mengikuti ujian. Di sela menunggu pelaksanaan tes, Sundari berbagi cerita kepada Tim Humas mengenai putrinya.

Menurut Sundari, Reni memiliki semangat belajar yang tinggi dan sejumlah prestasi yang membanggakan. Reni merupakan lulusan SLB A Bina Insani. Ia pernah dua kali meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMPLB/SMALB dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) tingkat Provinsi Lampung.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Kecelakaan di Kemiling Rajabasa

Selain itu, Reni juga merupakan seorang hafidzah yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an sebanyak empat juz.

Sundari mengatakan, keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berasal dari motivasi Reni sendiri. Menurutnya, putrinya memiliki semangat yang besar untuk terus menempuh pendidikan.Dalam UM-PTKIN tahun ini, Reni memilih tiga program studi di UIN RIL, yakni Prodi Ekonomi Syariah, Bimbingan Konseling Islam, dan Sejarah Peradaban Islam.Usai mengikuti tes, Reni mengaku memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Saya ingin kuliah karena semua memiliki hak yang sama. Kesetaraan,” ujarnya. Reni juga didampingi oleh ibunya, Sundari, yang setia menemaninya selama mengikuti ujian. Di sela menunggu pelaksanaan tes, Sundari berbagi cerita kepada Tim Humas mengenai putrinya.

Menurut Sundari, Reni memiliki semangat belajar yang tinggi dan sejumlah prestasi yang membanggakan. Reni merupakan lulusan SLB A Bina Insani. Ia pernah dua kali meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMPLB/SMALB dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) tingkat Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Kemarau Panjang, Bupati Mesuji Panen Raya Padi, Per hektare Tembus 8 Ton

Selain itu, Reni juga merupakan seorang hafidzah yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an sebanyak empat juz.

Sundari mengatakan, keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berasal dari motivasi Reni sendiri. Menurutnya, putrinya memiliki semangat yang besar untuk terus menempuh pendidikan. Dalam UM-PTKIN tahun ini, Reni memilih tiga program studi di UIN RIL, yakni Prodi Ekonomi Syariah, Bimbingan Konseling Islam, dan Sejarah Peradaban Islam.Usai mengikuti tes, Reni mengaku memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Saya ingin kuliah karena semua memiliki hak yang sama. Kesetaraan,” ujarnya.

Reni juga memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor. Ia mengaku terinspirasi oleh gurunya, Dr. Supron Ridisno, M.Pd., yang merupakan penyandang disabilitas tunanetra pertama yang berhasil meraih gelar doktor di UIN RIL. Dr. Supron menempuh Program Doktor (S3) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) pada Program Pascasarjana UIN RIL.

“Ya, semuanya harus dicoba, dengan berusaha,” kata Reni penuh semangat.

Sebelumnya, pada hari pertama tes UM-PTKIN, terdapat peserta tuna daksa yang mengikuti ujian di UIN Raden Intan Lampung. Sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh peserta, UIN RIL menyiapkan pendamping khusus bagi peserta difabel selama pelaksanaan ujian berlangsung. ()


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB