Wayan Sudane Sayangkan Wisata Bandarlampung Banyak Ilegal dan Gak Suport Pemda

Kamis, 10 Juli 2025 | 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMERHATI Wisata Lampung, Wayan Sudane menyayangkan Walikota Bandarlampung Eva Dwiana marah-marah soal banyaknya wisata di Bandarlampung yang ilegal.

Hampir dipastikan, usaha wisata seperti ini tak memberi manfaat bagi daerah. Sementara dengan fasilitas toll dan kemudahan lain, Bandar Lampung dan Provinsi Lampung umumnya bisa mendongkrak ekonomi wilayahnya.

“Wisata saat ini adalah komoditi bisnis yang harus dikembangkan. Biar bisnis ini tidak hanya dikuasai Bali, Lombok saja. Saya yakin, Lampung dan Bandarlampungmenjadi pilihan Sumatera dan sekitar Banten kalau indah dan tertata,” kata Wayan yang kini berdomisili di Jakarta.

Baca Juga:  Waspada Fluktuasi Harga Pangan, Koordinasi Perlu Diperkuat

Pria bersuku Bali kelahiran Lampung Utara-Kotabumi ini menyayangkan jika ini terus terjadi. Wayan menilai, para Camat, Lurah dan perangkat desa harus mengerti bahwa wisata adalah komoditas bisnis.

”Saya sarankan Ibu Wali memberikan pencerahan soal perizinan dan tata kelola wisata di Bandarlampung. Biar apik dan menyejahterakan,” kata Wayan.

Dikatakan, soal perizinan dan segala sesuatu yang menyangkut kelengkapan administrasi tak cukup di tingkat lingkungan dan lurah.

“Kasihan Bu Eva dan teman-teman di Pemkot Bandarlampung. Satu sisi dipaksa membangun, sementara pelaku usaha hanya mengeruk keuntungan pribadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Seperti di beritakan, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana sedikit emosional saat menemukan kasus lokasi wisata yang tak berizin di kota Tapis.

Banyak pelaku usaha yang mengklaim telah mengantongi izin hanya sebatas tokoh masyarakat atau lingkungan. Sementara belum memiliki izin resmi dari pemerintah daerah.

“Katanya udah izin sama lurah, izin sama lingkungan. Kita gak ngerti ini lingkungan. Semua usaha ini harus punya izin resmi,” katanya, Rabu (2/7/2025) lalu.[]


Penulis : Desty


Editor : Rudi


Sumber Berita : Wisata

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung
Kejari Lamtim Geledah Rumah Mantan Wabup Lamsel Terkait Korupsi Tambang Pasir

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 19:39 WIB

UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB