Waspadai Kelompok Rentan di Tengah Lonjakan Kasus Covid

Kamis, 3 Februari 2022 | 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Tren kasus positif Covid-19 meningkat, kelompok rentan seperti lansia, penderita komorbid dan anak-anak harus menjadi perhatian. Penanganan lonjakan kasus pada Juli tahun lalu harus menjadi pelajaran dalam pengendalian Covid-19 kali ini.

“Pengalaman dalam penanganan lonjakan kasus Covid-19 Juli tahun lalu harus membuat para pemangku kepentingan lebih siap menghadapi tren kasus positif Covid-19 yang meningkat dewasa ini,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/2).

Kesiapan para pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19, ujar Lestari, harus benar-benar matang sehingga mampu memberi perlindungan bagi setiap warga dari ancaman paparan virus korona.

Sebaran varian Omicron yang mulai meluas di tanah air, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, memberi konsekuensi yang berbeda.

Baca Juga:  Tugas Perguruan Tinggi Perkuat Ekonomi Daerah

Menurut Rerie, varian Omicron berdasarkan pendapat para pakar memiliki daya sebar yang tinggi, namun efek terhadap yang terpapar tidak parah. Meski begitu, para pakar berpendapat varian Omicron bisa berdampak parah terhadap lansia, penderita komorbid, orang yang belum divaksin dan anak-anak.

Berdasarkan catatan tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, para pemangku kepentingan harus benar-benar memberi perhatian terhadap kelompok rentan yang rawan mengalami gejala sedang dan berat bila terpapar Covid-19.

Selain itu, tegas Rerie, cakupan vaksinasi yang belum sepenuhnya mencapai target juga harus menjadi perhatian serius, untuk menekan paparan virus korona di tengah masyarakat.

Baca Juga:  2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Terpenting, ujarnya, kesiapan masyarakat dalam menghadapi tren positif Covid-19 yang meningkat harus dikedepankan, agar langkah segera dalam mencegah penyebaran virus korona bisa dilakukan dengan baik.

Disiplin menerapkan protokol kesehatan, tambah Rerie, seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus menjadi langkah utama yang dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran lebih luas lagi.

Memaksimalkan penggunaan peduli lindungi di area-area publik, tambah Rerie, harus terus ditingkatkan untuk memperkuat upaya pengendalian Covid-19 di tanah air.

Rerie sangat berharap soliditas para pemangku kepentingan melakukan pencegahan dalam rangka pengendalian Covid-19 tetap terjaga, sehingga sistem layanan kesehatan kita tetap mampu menjalankan fungsinya dengan baik.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Bebas Visa Tiongkok, Kemenpar Genjot Promosi Wisata Indonesia
16 Tewas dan 54 Luka, Gempa Bermagnitudo 7,0 di Xizang
Kelapa Diburu, dari Bogor Hingga Tiongkok
APBD 2027 Instrumen Pembangunan, Lampung Fokus pada Produktivitas dan Kesejahteraan
Tugas Perguruan Tinggi Perkuat Ekonomi Daerah
Lampung Perkuat Dukungan bagi Santri dan Pesantren
Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Bebas Visa Tiongkok, Kemenpar Genjot Promosi Wisata Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:55 WIB

16 Tewas dan 54 Luka, Gempa Bermagnitudo 7,0 di Xizang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Kelapa Diburu, dari Bogor Hingga Tiongkok

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

APBD 2027 Instrumen Pembangunan, Lampung Fokus pada Produktivitas dan Kesejahteraan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Tugas Perguruan Tinggi Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 25 Mei 2026 ini memperlihatkan penampilan tarian tradisional Bali dalam acara Sales Mission yang digelar oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Guangzhou, Tiongkok selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Bebas Visa Tiongkok, Kemenpar Genjot Promosi Wisata Indonesia

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:00 WIB


Tenda-tenda sedang didirikan untuk warga yang terdampak gempa di sebuah sekolah dasar di wilayah Baqen di Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 23 Oktober 2026. (Xinhua)

Bencana

16 Tewas dan 54 Luka, Gempa Bermagnitudo 7,0 di Xizang

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:55 WIB

Berita Utama

Kelapa Diburu, dari Bogor Hingga Tiongkok

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:32 WIB

Bandar Lampung

Tugas Perguruan Tinggi Perkuat Ekonomi Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:29 WIB