Warga Meradang Banyak Lalat Ulah Kandang Ayam, Lurah Kota Alam : Perjanjian Jelas, Bau dan Banyak Lalat Kandang Ditutup!

Minggu, 20 Oktober 2024 | 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sementara itu, salah satu pekerja yang tak ingin disebut namanya mengaku diminta pihak kandang untuk bekerja membersihkan kandang ayam dengan upah Rp60 ribu per harinya. Meski hingga hari ini, upah yang dijanjikan tak kunjung dibayarkan.

Selama bekerja, dirinya mengaku ditugaskan untuk membersihkan kandang dan memungut kotoran ayam kedalam karung. Penyemprotan tidak dilakukan secara maksimal, hari ini saja belum ada penyemprotan untuk mengusir dan membasmi lalat, wajar saja jika lalat berhamburan masuk ke permukiman warga.

“Kami sampai hari ini belum juga dibayar, janji-janji terus. Terakhir dijanjikan akan dilunasi hari Rabu besok. Sebenarnya sudah enggak sanggup lagi, tapi mau gimana bang, upah sampai hari ini belum keluar. Kerjanya ya itu, bersih-bersih, nyemprot, tapi hari ini belum disemprot, wajar saja banyak lalat, kayaknya obatnya kurang,” kata dia.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025

Terpisah, Lurah Kota Alam, Heri Suherman mengatakan akan mengambil langkah tegas. Sebab, kata dia, pada perjanjian antara warga dan pihak kandang sudah sangat jelas. Bila pihak kandang tidak bisa memenuhi janjinya, maka warga tidak akan mentolerir atas sikap pemilik kandang. Tak ada solusi, harus ditutup jika meresahkan.

“Sudah perjanjian kalau masih banyak lalat sekali ini masyarakat tidak lagi bisa mentolerir persoalan ini. Kami akan mengambil langkah tegas, apa yang menjadi keinginan warga akan kami fasilitasi dan tindak lanjuti,” jelas Lurah.

Baca Juga:  Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan, oknum pemilik usaha kandang ayam inisial ES belum merespon keluhan warga kelurahan setempat dan belum bisa dikonfirmasi.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera
HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 
Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam
Eits, Ada Lo yang Gak Dapet Gaji 13, Siapa Saja?
Ela: Idul Adha Pembelajaran Ketaatan, Berkurban dan Berbagi
Bupati Ela Hadiri Undangan Stadium General dan Rakor KONI Kabupaten Lampung Timur 
Polres Mesuji Sembelih Hewan Kurban 6 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing
Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:26 WIB

HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:32 WIB

Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:26 WIB

Eits, Ada Lo yang Gak Dapet Gaji 13, Siapa Saja?

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:37 WIB

Bupati Ela Hadiri Undangan Stadium General dan Rakor KONI Kabupaten Lampung Timur 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:26 WIB

#indonesiaswasembada

Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:32 WIB

#indonesiaswasembada

Eits, Ada Lo yang Gak Dapet Gaji 13, Siapa Saja?

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:26 WIB