Wamenkes RI: Pengobatan TBC Lampung No 1 se-Indonesia

Jumat, 4 September 2026 | 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan TBC Lampung Terbaik Pertama Nasional

Penanganan TBC Lampung Terbaik Pertama Nasional

BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mendorong penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Lampung dilakukan secara masif dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Langkah ini diperlukan karena masih banyak kasus TBC yang belum ditemukan meski tingkat keberhasilan pengobatan pasien di Lampung tergolong tinggi.

“Ini bukan tugas insan kesehatan saja, tetapi seluruh stakeholder, seluruh lapisan masyarakat. Saya ingin gerakannya seperti gerakan Pekan Imunisasi Nasional pada saat dulu,” ucap Wakil Gubernur Jihan Nurlela saat secara resmi meluncurkan website peduli TB Lampung dan Pengukuhan koalisi organisasi profesi indonesia tuberkolosis (Kopi TB) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat (04/09).

Baca Juga:  Dipimpin Kabag SDM, Polres Mesuji Laksanakan Kegiatan Indonesia Asri di Masjid Baitul A'mal

Peluncuran tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, komunitas, dan NGO.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menilai Lampung memiliki kinerja pengobatan TBC yang baik. Ia menyebut keberhasilan pengobatan TBC di Lampung mencapai sekitar 92 persen dan termasuk yang tertinggi secara nasional.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Sukses Prestasi hingga Dampak Ekonomi

“Kalau perkara ngobatin sudah pasti bagus. Keberhasilan pengobatan TBC juga bagus, Lampung 92 persen, bahkan nomor satu di Indonesia,” kata Wamenkes.

Namun, Wamenkes mengingatkan tingginya keberhasilan pengobatan belum cukup untuk menurunkan kasus apabila penemuan dan pencegahan belum diperkuat. Karena itu, Kementerian Kesehatan menyiapkan pemeriksaan menggunakan x-ray portable dan NPOC untuk memperkuat penemuan kasus secara aktif.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB