Wakil Ketua MPR Ucapkan Belasungkawa Untuk Jemaah yang Wafat

Selasa, 4 Juli 2023 | 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan ber-belasungkawa atas wafatnya 266 jemaah haji pada pelaksanaan haji tahun 2023. Rinciannya, 154 jemaah haji wafat sebelum masa puncak haji dan 112 jemaah haji wafat pada saat hari puncak haji tahun 2023.

Syarief Hasan menyampaikan perasaan duka yang mendalam. “Saya atas nama pimpinan MPR RI dari fraksi Partai Demokrat menyampaikan perasaan duka yang mendalam kepada para keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan.”, Ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan juga berharap, Pemerintah terus memberikan perhatian terhadap jemaah haji asal Indonesia. “Banyak dari jemaah haji Indonesia memerlukan pelayanan dan perhatian kesehatan yang prima, baik pada saat persiapan, pelaksanaan, dan pemulangan jemaah haji asal Indonesia.”, Ungkap Syarief Hasan

Baca Juga:  Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) di Mekah memberikan penjelasan yang mengatakan, mayoritas peserta haji yang wafat merupakan lanjut usia (lansia). Penyebab utamanya karena penyakit jantung, gangguan saluran pernapasan, dan heat stroke. KKIH mengungkapkan penyebab utamanya para jemaah memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini berharap, Pemerintah dapat membuat pengaturan yang lebih baik. “Agar kasus-kasus seperti itu tidak terulang kembali pada tahun-tahun mendatang, jemaah haji yang tidak memungkinkan secara fisik sebaiknya digantikan atau dibadalkan saja. Ini dapat memperkecil resiko kematian akibat kecapean ataupun penyakit bawaan.”, Ungkap Syarief Hasan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda, Wujudkan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Syarief Hasan berharap, Pemerintah memperketat pemeriksaan jemaah haji di masa depan. “Pasien dengan komorbid yang dibawa dari Tanah Air menjadi faktor yang harus mendapatkan perhatian. Perlu dilakukan antisipasi-antisipasi dengan pemeriksaan kembali para jemaah yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan.”, Ungkap Syarief Hasan.

Politisi senior Partai Demokrat ini juga mendorong Pemerintah untuk memperkuat hubungan dengan penyelenggara haji di Mekah. “Memang perlu ada komunikasi yang intensif dengan penyelenggara haji di Mekah agar berbagai masalah pada saat pemberangkatan, pelaksanaan, dan pemulangan dapat ditanggulangi dengan baik.”, Ungkap Syarief Hasan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan
Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan
Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”
Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber
RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:35 WIB

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:33 WIB

Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:30 WIB

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Berita Terbaru

ZT. Kemanusiaan sudah sepatutnya menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalisme. Ini artinya bagi masyarakat pers nasional mengusung sisi kemanusiaan bukan sekadar pilihan, melainkan salah satu prinsip utama.[]

#indonesiaswasembada

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Sabtu, 11 Jul 2026 - 09:30 WIB