Transparansi Kinerja Legislasi Kunci Kenaikan Signifikan Citra Positif DPR

Sabtu, 22 Juni 2024 | 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo menyatakan, lonjakan kenaikan citra positif DPR versi Litbang Kompas yang baru saja dirilis adalah yang tertinggi sejak Januari 2022. Menurut Firman, kuncinya memang persentase kinerja DPR dalam membuat berbagai rancangan undang-undang yang dibutuhkan masyarakat cukup tinggi dan transparansi dalam pembahasan undang-undang yang lebih terbuka dibandingkan sebelumnya.

“Memang pada tahun-tahun ini regulasi yang kita buat cukup tinggi dan cepat, misalnya Omnibuslaw UU Ciptaker itu betul-betul berdampak positif terhadap masalah penyelamatan ekonomi ketika Indonesia (agar) tidak ditimpa krisis ekonomi seperti negara-negara lain akibat dari pandemi. Namun, tentunya, kita juga tidak harus puas terhadap pencapaian ini, karena memang ke depan itu tantangan dari geopolitik dan geoekonomi ini akan semakin berat, tentunya harus terus kita perbaiki,” ujar Firman di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja Komisi IV DPR di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/6/2024).

Baca Juga:  Ramadhan, Huntara di Aceh, Sumut dan Sumbar Kebut Dong

Selain itu, DPR juga secara aktif mengawasi seluruh kebijakan pemerintah dengan melakukan kunjungan-kunjungan lapangan alias melihat secara langsung apa yang terjadi di masyarakat. Kemudian, temuan-temuan masalah di lapangan itu akan disampaikan kepada pemerintah untuk segera ditindaklanjuti.

“Ini semua akan menjadi ukuran-ukuran masyarakat untuk menuntut kinerja DPR terhadap pengawasannya terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Kemarin kita juga membahas di berbagai forum rapat bahwa kita harus mengedepankan aspirasi masyarakat, misalnya mengenai kelangkaan pupuk, itu kita dua hari langsung membahas dengan pemerintah. Alhamdulillah pemerintah juga menyikapi positif, lalu kami langsung akan membentuk Panitia kerja (Panja) dan kita juga akan mengadakan FGD untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat,” imbuh Politisi F-Golkar ini.

Dalam hal anggaran, kata Legislator Dapil Jateng III ini, memang diakui masih belum bisa maksimal karena memang kembali lagi kepada postur APBN. Dan ini yang menjadi tugas berat, tapi juga harus terus diupayakan bahwa anggaran-anggaran yang ada ini harus bisa memenuhi pengelolaan dan pelestarian hutan jika berbicara di Komisi IV DPR.

Baca Juga:  Menteri KKP Pingsan Saat Hadiri Pemakaman Korban Pesawat ATR 42-500

“Kalau kami di Komisi IV ini kan harus bagaimana melestarikan hutan kita, sekarang ini kan banjir di mana-mana, lingkungan kita sudah banyak yang rusak akibat eksplorasi yang berlebihan. Kemudian juga perlunya ada edukasi kepada masyarakat tentang masalah aspek hukum, karena banyak terjadi pelanggaran oleh masyarakat justru karena ketidaktahuan mereka terhadap aturan undang-undang. Tidak hanya DPR tapi seluruh stakeholder juga harus bersama-sama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ucap Firman.(“)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha, Dekranasda Lampung Kembangkan Talenta Siswa SMK
Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses
Proyek Breakwater Lamsel, Berikut Klarifikasi Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung
Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan
Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi
Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:47 WIB

Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha, Dekranasda Lampung Kembangkan Talenta Siswa SMK

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:30 WIB

Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:16 WIB

Proyek Breakwater Lamsel, Berikut Klarifikasi Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:09 WIB

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:43 WIB

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:30 WIB

#indonesiaswasembada

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:43 WIB