Tingkatkan Efisiensi Swasembada Pangan, Legislator Usul Dana Program CSR Pupuk Kaltim DIgunakan untuk Pengadaan Mobile Unit Tester Lahan

Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi IV DPR mengusulkan alokasi dana program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Industri Pupuk Indonesia digunakan untuk pengadaan mobile unit tester lahan sangat berpotensi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan pupuk.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo saat Komisi IV DPR melakukan kunjungan reses di Pabrik Pupuk Kaltim di Bontang.

Firman yang juga politikus senior Golkar ini menuturkan ada beberapa potensi manfaat jika dana CSR pupuk Kaltim digunakan untuk mobile unit tester.

Pertama, meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Dengan menggunakan mobile unit tester lahan, petani dapat menentukan dosis pupuk yang tepat untuk tanaman mereka, sehingga mengurangi produksi dan biaya.

Baca Juga:  Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses

Terlebih, dengan aplikasi pupuk yang lebih efisien dan terukur, produktivitas tanaman dapat meningkat, sehingga membantu mencapai target swasembada pangan.

“Penggunaan pupuk yang lebih efisien juga dapat mengurangi dampak lingkungan negatif, seperti polusi air dan tanah,” kata Firman, Selasa (12/8/2025).

Disisi lain, Firman menjelaskan dalam konteks swasembada pangan, Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa langkah strategis, seperti yakni meningkatkan ketersediaan pupuk subsidi dari 4,5 juta ton menjadi 9,5 juta ton untuk mendukung produktivitas petani.

Apalagi, PT Pupuk Indonesia langsung mendistribusikan pupuk ke kelompok tani atau pengecer, meminimalkan hambatan birokrasi.

Selain itu menerapkan Teknologi Industri 4.0: Pupuk Indonesia menerapkan teknologi industri 4.0 untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung swasembada pangan nasional.

Baca Juga:  Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi

Oleh karena itu, Firman menilai, pengadaan mobile unit tester lahan dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan mencapai target swasembada pangan. Namun, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang biaya dan manfaat dari pengadaan teknologi ini.

“Alat tester lahan/ tanah akan lebih menjamin dosis penggunaan pupum agar lebih efektif efesien produktif dan dapat meningkatkan pruduksi dengan dosis dan jenis pupuk yang diperlukan,” tegas legislator dapil Jateng III ini.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas
Pemprov Lampung dan ITERA Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif untuk Percepat Pembangunan Daerah
I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif
DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai
Yansos Jejama 2026 Hadir di Pesisir Barat, Wagub Jihan Dorong Pemerataan Pelayanan Sosial dan Kesetaraan Disabilitas
Buat Penyuka Baca, Nih Bazar Buku Internasional di BSD City
PPN Pembalut Wanita 11%: Untung Istri sudah Menopause
Tujuh Negara Berminat jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:12 WIB

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Selasa, 3 November 2026 - 14:04 WIB

Pemprov Lampung dan ITERA Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif untuk Percepat Pembangunan Daerah

Selasa, 3 November 2026 - 14:01 WIB

I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif

Selasa, 3 November 2026 - 13:53 WIB

DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai

Selasa, 3 November 2026 - 13:41 WIB

Yansos Jejama 2026 Hadir di Pesisir Barat, Wagub Jihan Dorong Pemerataan Pelayanan Sosial dan Kesetaraan Disabilitas

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 2 November 2026 ini memperlihatkan dua warga berdiri di dekat sejumlah rumah yang rusak akibat banjir lahar dingin dari Gunung Semeru di sepanjang aliran Sungai Glidik, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (Xinhua)

Bencana

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:12 WIB

Gubernur Lampung melantik I Komang Heri menjadi Bupati definitif Lampung Tengah [Ra]

Berita Utama

I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:01 WIB