Tindaklanjuti Kesepakatan, Investor Tiongkok Bahas Rencana Investasi Dengan Gubernur dan Apindo Lampung

Sabtu, 28 Juni 2025 | 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bersama delegasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung dan perwakilan Poly Group (Tiongkok) di Ruang Command Center Bappeda. Acara ini menjadi bagian dari tindak lanjut konkret pasca-penandatanganan MoU antara Apindo Lampung dan Poly Group di Shandong, Tiongkok.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., yang hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut menyampaikan komitmen kuat pemerintah provinsi dalam menyambut dan memfasilitasi investasi yang masuk.

“Kami membuka lebar pintu untuk investasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor riil. Poly Group membawa visi yang sejalan dengan arah pembangunan Lampung,” tegas Gubernur, baru-baru ini.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa investasi bukan hanya soal modal, tetapi juga soal keberlanjutan, transfer pengetahuan, dan penciptaan nilai tambah. “Kami ingin memastikan bahwa semua investasi yang masuk ke Lampung memiliki kepastian hukum dan kemanfaatan yang adil,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Lampung Ary Meizari Alfian menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah lanjutan setelah MoU yang ditandatangani di Shandong, di mana Poly Group menunjukkan minat serius untuk membangun pertanian modern dan industri berbasis sumber daya lokal di Lampung. “Ini bukan janji kosong. Poly Group sudah menunjuk perwakilan resmi mereka untuk segera bekerja di lapangan,” kata Ary dalam sesi wawancara.

Baca Juga:  Gubernur-Aptisi Bahas Strategis Penguatan Pembangunan SDM di Lampung

Poly Group melalui surat resminya telah mengangkat Wang Baoan dan Li Zhongyi (Leezy) sebagai perwakilan resmi di Indonesia. Keduanya akan memimpin negosiasi dan pelaksanaan proyek pembangunan lahan pertanian berstandar tinggi serta eksplorasi mineral di wilayah yang ditentukan oleh pemerintah. Surat penunjukan tersebut turut dibacakan dalam forum untuk memastikan transparansi dan keseriusan pihak investor.

Ary Meizari menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembukaan kawasan pertanian cerdas berbasis sensor dan satelit, serta eksplorasi kawasan industri berorientasi ekspor.

Ia menambahkan bahwa Apindo Lampung berkomitmen menjaga komunikasi antara investor dan regulator agar proses investasi berjalan mulus dan tidak terhambat oleh birokrasi yang tidak produktif.

Baca Juga:  Jumlah Penerima PKH Lampung 391.826 Keluarga

Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan proyek, mulai dari Lampung Tengah, Tulang Bawang, hingga Pesawaran. Pemerintah Provinsi akan mengawal proses survei lahan, analisis dampak lingkungan, serta pelibatan masyarakat lokal dalam proses implementasi.

Ary Meizari menegaskan kembali bahwa kerja sama ini akan mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. “Kami ingin Lampung jadi percontohan nasional dalam pengelolaan investasi yang efisien, adil, dan berdampak luas. Bukan hanya proyek bisnis, tapi proyek pembangunan,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan kesepakatan pembentukan tim teknis lintas sektor yang akan bekerja dalam dua minggu ke depan. Tim tersebut bertugas menyiapkan rencana aksi awal, termasuk persiapan lahan dan pemetaan sumber daya. Semua pihak sepakat bahwa kehadiran Poly Group menjadi awal dari babak baru industrialisasi pertanian di Provinsi Lampung. (*)


Penulis : Desty


Editor : Anis


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Andre Roaiade: Dapur MBG segera Diaudit
DPR RI Janji akan Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa
DPR RI Soroti Kasus Penyekapan Perempuan di Jabar
HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara
Miliki Sabu 293 Gram dan 100 Butir Pil Extacy Lima Orang Asal Riau Diringkus Sat Res Narkoba Polres Mesuji
Muhammad Taufik Merupakan Lulusan Pertama Doktor untuk Jurusan Sosiologi Pascasarjana Unand
Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak
BPS Mesuji Resmi Gelar Pencanangan dan Komitmen Bersama Program Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:43 WIB

Andre Roaiade: Dapur MBG segera Diaudit

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:33 WIB

DPR RI Janji akan Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:31 WIB

DPR RI Soroti Kasus Penyekapan Perempuan di Jabar

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:08 WIB

HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:48 WIB

Miliki Sabu 293 Gram dan 100 Butir Pil Extacy Lima Orang Asal Riau Diringkus Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Andre Roaiade: Dapur MBG segera Diaudit

Minggu, 21 Jun 2026 - 14:43 WIB

#indonesiaswasembada

DPR RI Janji akan Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:33 WIB

#indonesiaswasembada

DPR RI Soroti Kasus Penyekapan Perempuan di Jabar

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:31 WIB

#indonesiaswasembada

HKA Optimalkan Waktu Respons Patroli demi Keselamatan Pengendara

Minggu, 21 Jun 2026 - 10:08 WIB