Tindak Lanjut Kerja Sama, UIN RIL dan Suez Canal University Mesir Siapkan Program Double Degree

Kamis, 24 Juli 2025 | 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus memperkuat jalinan kerja sama internasional. UIN RIL kembali menerima kunjungan perwakilan dari Suez Canal University, Mesir, Prof. Tamer Sa’ad Ibrahim Khedr, pada Senin (21/7/2025) di Ruang Rapat Rektor.

Kunjungan yang berlangsung selama sepekan ini merupakan bentuk dari tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada 2024 lalu dan disetujui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset Mesir pada pertengahan Mei 2025.

Dalam pertemuan bertajuk Establishing Global Academic Collaboration Double Degree Program, kedua pihak berencana mengimplementasikan dalam waktu dekat yakni program double degree magister untuk Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab. Pertemuan tersebut membahas skema perkuliahan dan teknis program tersebut.

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menyambut baik tindak lanjut tersebut. Dalam sambutannya menggunakan bahasa Arab, ia berharap program ini menjadi langkah maju dalam penguatan kualitas akademik dan jejaring global kampus.

“Insya Allah ini akan sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa Pascasarjana. Kami berharap kerja sama ini menjadi sarana pertukaran ilmu, budaya, dan pengalaman antarnegara,” ujar Rektor.

Program double degree ini dirancang berlangsung masing-masing selama satu tahun. Perkuliahan dapat dilakukan secara luring atau daring untuk sejumlah mata kuliah dari Suez Canal University dan mahasiswa bertatap muka langsung saat mengikuti ujian akhir atau munaqosah di Mesir.

Program ini terbuka untuk mahasiswa baru S2 Pendidikan Bahasa Arab UIN RIL. Selain itu, dibahas pula sejumlah poin teknis dan dukungan kebijakan.

Rektor menekankan pentingnya persamaan kurikulum dan kemungkinan dukungan beasiswa dari berbagai macam stakeholder seperti Pemerintah Daerah, Kementerian, Yayasan, dan CSR Perusahaan. Ia juga mendorong eksplorasi beberapa skema bantuan, termasuk akomodasi dan biaya hidup bagi mahasiswa.

Baca Juga:  Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Sementara itu, Prof. Tamer menjelaskan bahwa sistem pendidikan magister di Suez Canal University terdiri dari dua semester. Mahasiswa sudah dapat mulai menulis tesis pada semester kedua, dengan pembimbing dan penguji yang bisa berasal dari kedua kampus. Ujian semester wajib diikuti langsung di Mesir dan akan diringkas dalam satu sesi selama satu minggu. Nantinya mahasiswa akan lulus memperoleh dua gelar, yaitu Master of Arts (MA) dari Suez Canal University dan Magister Pendidikan (M.Pd) dari Pascasarjana UIN RIL.

Prof. Tamer juga membuka kemungkinan dosen UIN RIL mengajar mahasiswa di Suez Canal University dan sebaliknya, serta membuka peluang untuk pelaksanaan short course di bidang kebahasaan dan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Erlina, mempresentasikan struktur kurikulum S2 PBA berbasis Outcome Based Education (OBE). Penyelarasan kurikulum ini menjadi dasar penting dalam pelaksanaan program double degree.

Sebagai latar belakang, kerja sama antara UIN Raden Intan Lampung dan Suez Canal University telah mendapat persetujuan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset Republik Arab Mesir. Persetujuan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Dr. Aiman Farid, Asisten Menteri Bidang Kebudayaan, dan ditujukan kepada Wakil Presiden Suez Canal University untuk Urusan Pascasarjana dan Penelitian, Dr. Mohamed Saad Zaghloul.
Pada Selasa (22/7/2025), Prof. Tamer juga berkesempatan memberikan materi academic writing kepada mahasiswa S2 PBA di Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UIN RIL.

Baca Juga:  Kementerian Kebudayan dan JMSI Kolaborasi Kebudayaan

UIN Raden Intan Lampung berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat program Pascasarjana, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi perluasan kolaborasi akademik internasional di masa mendatang.

Prof. Tamer juga membuka kemungkinan dosen UIN RIL mengajar mahasiswa di Suez Canal University dan sebaliknya, serta membuka peluang untuk pelaksanaan short course di bidang kebahasaan dan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Erlina, mempresentasikan struktur kurikulum S2 PBA berbasis Outcome Based Education (OBE). Penyelarasan kurikulum ini menjadi dasar penting dalam pelaksanaan program double degree.

Sebagai latar belakang, kerja sama antara UIN Raden Intan Lampung dan Suez Canal University telah mendapat persetujuan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset Republik Arab Mesir. Persetujuan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Dr. Aiman Farid, Asisten Menteri Bidang Kebudayaan, dan ditujukan kepada Wakil Presiden Suez Canal University untuk Urusan Pascasarjana dan Penelitian, Dr. Mohamed Saad Zaghloul.
Pada Selasa (22/7/2025), Prof. Tamer juga berkesempatan memberikan materi academic writing kepada mahasiswa S2 PBA di Gedung Pusat Pengembangan Bahasa UIN RIL.

UIN Raden Intan Lampung berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat program Pascasarjana, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi perluasan kolaborasi akademik internasional di masa mendatang.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket
Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan
Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara
RMOL Lampung Tempati Kantor Baru
Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni
Mirza Meneguhkan, Pemimpin Hari Ini Berniat Mensejahterakan Rakyat
Wagub Buka Bersama Yatim Piatu di Budi Asih
Lampung Gelontorkan Rp135 Miliar untuk Jalan Rawa Pitu

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:49 WIB

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 143,9 Juta Orang Bergerak, Pemerintah Siapkan Strategi Transportasi dan Diskon Tiket

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:44 WIB

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:41 WIB

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:34 WIB

Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:44 WIB

#indonesiaswasembada

Lestari: Sahkan RUU PPRT Guna Lindungi Warga Negara

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:41 WIB

#indonesiaswasembada

RMOL Lampung Tempati Kantor Baru

Kamis, 5 Mar 2026 - 21:25 WIB