Sulpakar Minta Guru tak Hanya Gugurkan Kewajiban

Selasa, 21 Juni 2022 | 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI – Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar acara ramah- tamah bersama Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah jenjang TK/Paud, SD, dan SMP se-Kabupaten Mesuji. Bertempat di Aula SMP Negeri 2 Mesuji, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Selasa (21/06).

Penjabat (Pj) Bupati Mesuji Drs.Sulpakar.MM., yang menghadiri acara tersebut dalam sambutannya mengajak para guru di Kabupaten Mesuji untuk terus belajar mencari formulasi yang tetap dalam metode pembelajaran siswa-siswi sekolah.

Sebab, kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung itu, jika para guru tidak mengetahui formulasi yang tepat dalam melakukan metode pembelajaran, bagaimana akan terwujud generasi terbaik di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Kepala Kantor ATR/BPN Mesuji Lantik Camat Panca Jaya sebagai PPATS

“Maka para pengawas dan para kepala sekolah maupun guru ini harus terus belajar, kalau kita tidak dibekali pengetahuan yang luas dan hanya menggugurkan kewajiban, maka sulit untuk mengatasi permasalahan pendidikan di Mesuji ini,” kata Sulfakar

Selain itu, Sulfakar juga berpesan kepada para guru khususnya, guru PAUD atau TK untuk dapat melakukan pembinaan kepada orang tua atau wali murid.

“Saya menilai dalam mengatasi pendidikan disini adalah tugas bersama, maka kerjasama antar elemen masyarakat sangat diperlukan,”paparnya

Baca Juga:  Cegah Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Terpisah, Kepala Dinas Disdikbud Kabupaten Mesuji Andi S Nugraha mengatakan, pendidikan anak usia dini yang ada di Kabupaten Mesuji sudah cukup baik secara pengelolaan dan administrasi.

“Disdikbud Mesuji telah mengambil langkah seperti menyediakan layanan pendidikan sesuai dengan standar mutu. Dan melakukan pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) baik dari segi usia maupun tingkat pendidikan, koordinasi dan kerjasama dengan PKBM maupun SKB serta stakeholder lain untuk mensosialisasikan arti penting pendidikan,” jelasnya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif
Dandim Way kanan Serahkan Mobil dan Motor Dinas Pendukung Operasional Satuan
PEFINDO Pertahankan Peringkat HKA, Cermin Fondasi Keuangan dan Bisnis yang Solid
Lampung Masuk 5 Besar Nasional ADLGA 2026, Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI
Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 
Tim Peneliti Lampung Kaji Model Tata Kelola Sampah Berbasis Pencegahan di Surabaya
Gubernur Mirza Yakinkan APBD Berbasis Kesejahteraan
Messi Gagal Hantarkan Negaranya Juara Dunia 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:38 WIB

Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:20 WIB

Dandim Way kanan Serahkan Mobil dan Motor Dinas Pendukung Operasional Satuan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WIB

PEFINDO Pertahankan Peringkat HKA, Cermin Fondasi Keuangan dan Bisnis yang Solid

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:23 WIB

Lampung Masuk 5 Besar Nasional ADLGA 2026, Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59 WIB

Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:38 WIB

#indonesiaswasembada

Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan Butuh Dewan Pengawas Independen 

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:59 WIB