Spirit KAA Warnai Presidensi G20 Indonesia

Selasa, 15 Februari 2022 | 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah optimistis Indonesia bisa memanfaatkan momentum Presidensi G20 (Group of Twenty) untuk melawan kolonialisme era modern yang kini mencengkeram dunia internasional dalam bentuk penguasaan ekonomi dan material. Sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20, Indonesia harus mampu menunjukkan kembali ’international leadership’’ yang pernah muncul selama Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung 1955.

Menurut Ahmad Basarah, 67 tahun lalu Indonesia pernah menjadi ‘’center of gravity’’ ketika lima kepala negara dan 24 perwakilan negara di Asia dan Afrika berkumpul di Bandung, Jawa Barat, dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955. Dalam salah satu poin pidatonya berjudul “Lahirkanlah Asia Baru dan Afrika Baru”, Bung Karno mengingatkan tentang ancaman kolonalisme berbaju modern di masa mendatang.

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau 13 Kali Letusan, Siaga

“Ia merupakan musuh yang licin dan tabah, dan menyaru dengan berbagai cara. Tidak gampang ia mau melepaskan mangsanya. Di mana, bilamana dan bagaimana pun ia muncul kolonialisme adalah hal yang jahat yang harus dilenyapkan dari muka bumi,” ujar Bung Karno, seperti dikutip Ahmad Basarah (15/2).

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri itu menjelaskan, tema G20 “Recover Together, Recover Stronger” yang diangkat kali ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi inti dari Pancasila. Dengan demikian, secara tidak langsung G20 juga menjadikan Pancasila sebagai guidance dari semua anggotanya dalam membangun kekuatan bersama.##

Baca Juga:  Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing
Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen
Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama
Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace
JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan
Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza
Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:45 WIB

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:29 WIB

JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Berita Utama

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:16 WIB

Berita Utama

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:10 WIB

Berita Utama

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:45 WIB

Berita Utama

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:37 WIB