Laporan: Anis
Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi membuka Sosialisasi Pembangunan Jalur Sutet 275kV Gumawang-Lampung 1, di Balai Keratun Lt III, Rabu (31/08).
Dalam kesempatan tersebut Kusnardi menyampaikan bahwa ketersediaan listrik di Provinsi Lampung saat ini masih kurang,
“Pembangunan di Provinsi Lampung yang terus meningkat sehingga diprediksi kebutuhan listrik meningkatkan sebesar 8,86% per tahun”, ujar Kusnardi.
“Saat ini listrik di Provinsi Lampung pada beban puncak sudah mencapai 1200 MW, sementara daya mampu pembangkit dilampung sebesar 700MW, sehingga dilakukan transfer daya dari wilayah Sumatera Selatan sebesar 500MW.” lanjutnya.
Dan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung, PT. PLN (Persero) UIP Sumbagsel akan menambah infrastruktur interkoneksi jaringan listrik SUTET 275 KV Gumawang-Lampung 1 dengan daya mampung hingga 2000 MW.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan berharap dengan pembangunan sutet ini, kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung menjadi lebih andal dan stabil sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menunjang berbagai macam aktivitas di banyak sektor, seperti perekonomian, industri, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya.
Pembangunan sutet ini akan berlokasi di 5 kabupaten dan melewati 13 kecamatan dan 39 desa, yaitu: Kabupaten Mesuji, 1 Kecamatan di 4 desa; Kabupaten Tulang Bawang Barat, 5 Kecamatan, di 13 desa; Kabupaten Tulang Bawang, 1 Kecamatan di 1 desa; Kabupaten Lampung Tengah, 3 kecamatan, di 19 desa; Kabupaten Pesawaran, 1 Kecamatan, di 2 desa
Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Forkompimda Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda pada 5 Kabupaten (Mesuji, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Pesawaran), Kepala Kantor Pertanahan pada 5 kabupaten, Plh. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Selatan Eko Rahmiko, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan 5 kabupaten, Camat dan Lurah pada 5 kabupaten. ##





![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-225x129.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-225x129.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-225x129.jpeg)

![Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-54.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA01461-225x129.jpg)

![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-129x85.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-129x85.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-129x85.jpeg)



