Sosialisasikan Pembangunan Jalur Sutet 275kV Gumawang-Lampung 1

Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi membuka Sosialisasi Pembangunan Jalur Sutet 275kV Gumawang-Lampung 1, di Balai Keratun Lt III, Rabu (31/08).

Dalam kesempatan tersebut Kusnardi menyampaikan bahwa ketersediaan listrik di Provinsi Lampung saat ini masih kurang,

“Pembangunan di Provinsi Lampung yang terus meningkat sehingga diprediksi kebutuhan listrik meningkatkan sebesar 8,86% per tahun”, ujar Kusnardi.

“Saat ini listrik di Provinsi Lampung pada beban puncak sudah mencapai 1200 MW, sementara daya mampu pembangkit dilampung sebesar 700MW, sehingga dilakukan transfer daya dari wilayah Sumatera Selatan sebesar 500MW.” lanjutnya.

Baca Juga:  Cara Nyaman Belajar Bahasa Mandarin bagi Pemula

Dan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung, PT. PLN (Persero) UIP Sumbagsel akan menambah infrastruktur interkoneksi jaringan listrik SUTET 275 KV Gumawang-Lampung 1 dengan daya mampung hingga 2000 MW.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan berharap dengan pembangunan sutet ini, kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung menjadi lebih andal dan stabil sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menunjang berbagai macam aktivitas di banyak sektor, seperti perekonomian, industri, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya.

Pembangunan sutet ini akan berlokasi di 5 kabupaten dan melewati 13 kecamatan dan 39 desa, yaitu: Kabupaten Mesuji, 1 Kecamatan di 4 desa; Kabupaten Tulang Bawang Barat, 5 Kecamatan, di 13 desa; Kabupaten Tulang Bawang, 1 Kecamatan di 1 desa; Kabupaten Lampung Tengah, 3 kecamatan, di 19 desa; Kabupaten Pesawaran, 1 Kecamatan, di 2 desa

Baca Juga:  Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Forkompimda Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda pada 5 Kabupaten (Mesuji, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Pesawaran), Kepala Kantor Pertanahan pada 5 kabupaten, Plh. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Selatan Eko Rahmiko, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan 5 kabupaten, Camat dan Lurah pada 5 kabupaten. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB