Seru, Ada Pencabutan Dukungan di Penjaringan Calon Ketua PWI Lampung Timur

Rabu, 4 Februari 2026 | 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR– Dinamika penjaringan Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur kian memanas. Bakal calon ketua, Arliyan Athnar Fadli, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya tidak mengembalikan berkas pencalonan.

Arliyan tidak membantah fakta tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya tidak melanjutkan proses pengembalian berkas terjadi setelah dukungan kepadanya dicabut secara sepihak, yang menurutnya diduga kuat akibat intimidasi Muklis sebagai Ketua PWI Aktiv Sekarang.

“Benar saya tidak mengembalikan berkas. Itu terjadi setelah dukungan kepada saya dicabut. Dan pencabutan itu, berdasarkan pengakuan rekan-rekan pendukung, diduga karena adanya tekanan,” tegas Arliyan. (4/2/2026)

Ia menyebut dugaan intimidasi tersebut mengarah kepada Muklis, yang hingga saat ini masih aktif menjabat sebagai Ketua PWI Lampung Timur. Arliyan menilai Muklis memiliki peran penting dalam pencabutan surat dukungan dari sejumlah anggota yang memiliki hak suara.

Baca Juga:  Adinata Buka Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan

“Beberapa anggota yang sebelumnya sudah menandatangani surat dukungan kepada saya mengaku ditekan dan dipertanyakan, ‘kenapa kalian mendukung Arliyan’, dengan alasan karena yang bersangkutan masih aktif sebagai Ketua PWI Lampung Timur,” ungkapnya.

Menurut Arliyan, kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait independensi dan netralitas dalam proses penjaringan calon ketua. Ia menilai, apabila benar terjadi tekanan terhadap anggota, maka hal tersebut bertentangan dengan prinsip demokrasi dan etika organisasi profesi wartawan.

“Seharusnya penjaringan ini menjadi ruang yang sehat, terbuka, dan bebas dari tekanan. Bukan sebaliknya,” katanya.

Tak hanya itu, Arliyan juga mengungkapkan adanya dugaan tindakan lain yang dinilainya semakin memperkeruh suasana organisasi. Salah satunya adalah dikeluarkannya salah satu anggota PWI Lampung Timur, Nurasikin, dari grup komunikasi internal PWI.

“Informasi yang saya terima, saudara Nurasikin dikeluarkan dari grup PWI Lampung Timur. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar, apalagi di tengah situasi penjaringan ketua yang sedang berlangsung,” kata Arliyan.

Baca Juga:  Xi Ingin Mesir Penghubung Tiongkok-Arab dan Afrika

Menurut Arliyan, rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan adanya dugaan pembatasan ruang komunikasi dan kebebasan berpendapat di internal organisasi. Ia menilai hal itu bertentangan dengan semangat kebersamaan dan demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi oleh organisasi profesi wartawan.

Arliyan berharap PWI Provinsi Lampung sebagai organisasi profesi dapat menjaga marwah dan kredibilitasnya dengan memastikan proses pemilihan berjalan secara jujur, adil, dan transparan tanpa adanya intimidasi dalam bentuk apa pun.

Saat ditemui watawan  di Kantor PWI Lamtim Muklis mengilah untuk dimintai klarifikasi terkait isu ini, karena dia perlu tau siapa orangnya dan tidak menyebutkan secara rinci siapa anggotanya, dan mengatakan bahwa dirinya terburu-buru karena harus ke Provinsi.[]


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Lampung Timur

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman
Arliyan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terbaru


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB