Selaras Empat Asta Protas, UIN RIL Teguhkan Komitmen Penguatan Ekoteologi dalam Program KKN

Senin, 11 Agustus 2025 | 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional, menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen pada penguatan ekoteologi. Rektor beserta Jajaran Pimpinan melaksanakan Monev ini bersama dengan Walikota Bandar Lampung di Lapangan Kalpataru Kemiling, Minggu (10/8/2025).

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., Ph.D., menyampaikan bahwa penguatan ekoteologi menjadi sangat penting di tengah krisis iklim yang menjadi isu global. “Indonesia harus terdepan dalam pelestarian lingkungan, dan itu berangkat dari pemahaman serta kesadaran keagamaan akan pentingnya merawat bumi,” katanya saat sampaikan sambutan pada Monev tersebut.

Ia melanjutkan, Agama memiliki kekayaan nilai dalam pelestarian lingkungan, seperti dalam Islam ada konsep khilafah sebagai pelestari alam raya, dalam Hindu ada ajaran Tri Hita Karana, dan dalam Katolik ada Laudato Si’. “Kegiatan KKN ini menjadi bagian dari langkah konkret penguatan ekoteologi itu,” ujar Rektor.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Lantik Pejabat Baru, Perkuat Pelayanan Publik

Program ini menurutnya, sejalan dengan empat dari Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama RI di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, yaitu Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, Penguatan Ekoteologi, Layanan Keagamaan Berdampak, dan Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi.

Sebagai implementasinya, mahasiswa KKN UIN RIL 2025 telah menanam pohon dan membuat 23.500 lubang resapan biopori (LRB) di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. Selain itu, Rektor memaparkan juga bahwa ia terus menyosialisasikan dan mengajak seluruh sivitas dalam membangun kesadaran, penguatan, serta implementasi ekoteologi.

Baca Juga:  Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengapresiasi langkah dan capaian UIN Raden Intan tersebut dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama menambah sekitar 50 ribu titik biopori lagi di Bandar Lampung. Ia juga berharap agar sivitas akademika dapat membantu dan berkontribusi dalam pembangungan Kota Bandar Lampung.

Selain sebagai evaluasi capaian program, kegiatan Monev ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Desa Pangkal Mas
Sat Lantas Polres Mesuji Gelar TASI BERKAH PRESISI, Bagikan Air Mineral di Masjid dan Mushola Kecamatan Simpang Pematang
Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka
Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga Terusan Nunyai
Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali
Perang Timur Tengah, Ramadhan dan Tirunnya Imam Mahdi?
Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan
Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:02 WIB

Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Desa Pangkal Mas

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

Sat Lantas Polres Mesuji Gelar TASI BERKAH PRESISI, Bagikan Air Mineral di Masjid dan Mushola Kecamatan Simpang Pematang

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:55 WIB

Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:22 WIB

Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga Terusan Nunyai

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:01 WIB

Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Selasa, 3 Mar 2026 - 15:55 WIB