Robot Trading, Dibina atau Dibinasakan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Bambang Soesatyo mendukung langkah Menteri Perdagangan M Lutfi untuk menindak pelanggar aturan yang merugikan konsumen dan mendukung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) untuk membuat aturan main yang jelas terkait keberadaan dan cakupan apa yang hari-hari ini menjadi pro-kontra tentang robot trading, termasuk media transaksinya seperti “software atau aplikasi atau sejenisnya.

“Dari berbagai pertemuan yang saya lakukan, baik sebagai Pimpinan MPR RI yang banyak menerima pengaduan masyarakat sesuai Undang-undang MD3, maupun pertemuan dengan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal E Halim dan berbagai asosiasi terkait seperti APLI dan AP2LI yang bernaung di bawah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, saya berpendapat perlunya negara untuk segera membuat aturan yang jelas dan clear. Agar tidak ada lagi wilayah abu-abu yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan kerugian di tengah-tengah masyarakat atau konsumen,” ujar Bamsoet usai menerima Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) dan Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), di Jakarta (11/2).

Baca Juga:  Berikan Kuliah Pascasarjana 'Demokrasi Indonesia', Bamsoet Ajak Kaji Ulang Sistem Demokrasi Pemilihan Langsung di Indonesia

Fenomena pro-kontra tentang Software Robot Trading yang banyak digandrungi kalangan milenial dan Generasi Z, hanya ada dua pilihan. Dibina atau dibinasakan. Mengingat hal ini lebih kurang sebenarnya sebagai platform (media) transaksi yang berbasis digital. Namun, ada juga kalangan yang menganggap Software Robot Trading ini merupakan penyelenggaraan transaksi komiditi currency yang berbasis digital. Perbedaan pandangan ini harus diselesaikan jangan sampai ada penafsiran beragam karena kekosongan hukum atau aturan. Aturan sebaiknya dirumuskan sesegera mungkin, demi perlindungan konsumen, kenyamanan berusaha, dan kepastian hukum, termasuk optimalisasi penerimaan negara melalui pajak perdagangannya.##


Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Gandeng JMSI, Dewan Pers Sambangi Unpad
Ramdhan: Penggunaan APBD Kota Sesuai Aturan
Elfianah Bupati Mesuji, Menggema di Acara Pelantikan Muslimat NU
Jelang KTT World Water Forum, TNI Gelar Tactical Floor Game di Bali
Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam
Kolam yang Makan Korban 3 Anak, Ditinjau Kapolres Lamtim
Khalid: Ekonomi Indonesia On The Track
Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:39 WIB

Gandeng JMSI, Dewan Pers Sambangi Unpad

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:22 WIB

Ramdhan: Penggunaan APBD Kota Sesuai Aturan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:07 WIB

Elfianah Bupati Mesuji, Menggema di Acara Pelantikan Muslimat NU

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:02 WIB

Jelang KTT World Water Forum, TNI Gelar Tactical Floor Game di Bali

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:22 WIB

Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:44 WIB

Khalid: Ekonomi Indonesia On The Track

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:14 WIB

Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:56 WIB

“Kalau Gak Bohong, Didin tak Mau Bawa Sabu”

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Gandeng JMSI, Dewan Pers Sambangi Unpad

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:39 WIB

Bandar Lampung

Ramdhan: Penggunaan APBD Kota Sesuai Aturan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:22 WIB

#CovidSelesai

Elfianah Bupati Mesuji, Menggema di Acara Pelantikan Muslimat NU

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:07 WIB

#CovidSelesai

Jelang KTT World Water Forum, TNI Gelar Tactical Floor Game di Bali

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:02 WIB

Berita Utama

Polisi Lamtim Ringkus Terduga Pelaku Maling Ayam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:22 WIB