Rakor Persiapan Menjelang Idul Fitri 1444 H, Arinal Minta Seluruh Sektor Persiapkan Skenario Antisipatif

Senin, 3 April 2023 | 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa E

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta seluruh sektor mempersiapkan skenario antisipatif menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023 ini agar dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H tahun 2023, yang dilaksanakan di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin (3/4).

Gubernur Arinal menyampaikan Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang dinanti oleh masyarakat. Antusiasme menyambut lebaran biasanya diikuti dengan melonjaknya mobilitas dan permintaan kebutuhan masyarakat, seiring tradisi dalam perayaan hari lebaran.

Untuk itu, beberapa hal yang harus disiapkan diantaranya terkait kebutuhan pokok masyarakat, pengendalian lalu lintas, peningkatan kebutuhan layanan transportasi dan infrastruktur, posko keamanan dan kesehatan.

“Identifikasi isu dan permasalahan sejak dini tentu sangat berguna dalam mengantisipasi serta mempersiapkan situasi dan kondisi mendatang. Untuk itu, saya minta kita semua mematangkan rencana serta melaksanakannya dengan baik sesuai tupoksi masing-masing, sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali,” ujar Gubernur Arinal.

Baca Juga:  Mahardhika Soekarno: Jangan Cederai Marwah Gerakan Mahasiswa

Gubernur Arinal meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik provinsi dan kabupaten/kota bersama perangkat daerah dan instansi terkait terus melakukan upaya pemantauan secara berkala terhadap kecukupan stok barang kebutuhan pokok dan melakukan upaya stabilisasi melalui operasi pasar bekerjasama dengan BULOG, produsen dan distributor bahan pokok.

Di samping itu, pastikan ketersediaan dan stok energi (BBM, Elpiji, listrik), serta melakukan pengawasan keamanan produk pangan yang beredar agar tidak ada yang kadaluarsa dan membahayakan kesehatan.

Skenario antisipatif lainnya dalam menghadapi Idulfitri adalah meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana yang dapat diakses oleh masyarakat umum, yakni dengan membentuk posko terpadu.
Kemudian, optimalisasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan serta fasilitas pendukung pada titik strategis lalu lintas, fasilitas Pelayanan Kesehatan 24 jam di posko terpadu, pengaturan rest area, memastikan dan memantau kesiapan simpul transportasi, serta memastikan kesiapan sarana transportasi.

Sejalan dengan itu, lanjut Gubernur Arinal, penting sekali untuk memastikan upaya peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan.
Dia mengajak seluruh elemen pemerintahan, elemen masyarakat, dan pelaku usaha di semua sektor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan kita. Peran aktif bersama juga sangat dibutuhkan untuk dapat menekan potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Lampung Tegaskan Komitmen Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

Gubernur Arinal juga mengajak seluruh jajaran TNI dan POLRI untuk berkoordinasi secara intens dan kolaboratif, dalam menjamin keamanan penyelenggaraan kegiatan ibadah selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Dari sejumlah paparan yang disampaian pada Rapat Koordinasi tersebut, pada umumnya, Provinsi Lampung siap menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444H tahun 2023.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Yanuar Irawan (Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung), Aliansyah (Asintel Kejati Lampung), Brigjen Pol. Harseno, S.I.K., M.M. (Kabinda Lampung), Kombes Pol. Amiludin Roomtaat, S.I.K. (Karo Ops Polda Lampung), Kol. Inf. Prasetyo (Kas Rem Korem 043/Gatam), Kol. Laut (P) Mohammad Nazarudin (Danlanal Lampung), Letkol. Mar. Anugerah Auliadi Santoso (Wadan Brigif 4 Mar/BS), Mayor Kal. Sukendro (Kadislog Lanud Lampung), Budiyono (KPw BI Provinsi Lampung), Puji Raharjo (Kakanwilkemenag Provinsi Lampung), serta sekitar 100 orang terdiri dari Kepala OPD Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung dan undangan lainnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter
Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026
Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI
Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara
Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?
Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan
Terkait Kemunculan Tapir di Kawasan Register 45, Begini Himbauan Camat Mesuji Timur

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIB

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:56 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:08 WIB

Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:18 WIB

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:18 WIB

Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]

#indonesiaswasembada

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Jul 2026 - 18:56 WIB

Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]

#indonesiaswasembada

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Jumat, 3 Jul 2026 - 12:18 WIB