Puan : Ngak Ikut Pemilu Rugi Dong

Selasa, 6 Februari 2024 | 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan baris-baris frasa pamungkas “Capek-capek tunggu pemilu,Tapi ga bebas,Rugi dong,Yang benar saja. Capek-capek ke TPS dan nyoblos,Tapi ga ikut kata hatinya,Rugi dong, Yang benar saja.” Alhasil, seluruh anggota dewan yang mengikuti rapat bertepuk tangan riuh.

Menghitung hari, Puan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. Pemilu 2024, ungkapnya, secara signifikan menentukan nasib bangsa Indonesia selama lima mendatang.

“Bagi rakyat, yang terpenting dalam pemilu adalah menentukan hidupnya menjadi lebih sejahtera; hidup yang lebih mudah; hidup yang lebih nyaman,” tutur Puan saat membacakan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga:  Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Diketahui, terhitung sejak 28 November 2023, semarak Pemilu 2024 telah mewarnai aktivitas masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Pelbagai baliho, spanduk, dan umbul terpasang di berbagai lokasi yang menarik perhatian untuk berbagai jenis bola mata. Sosialisasi yang dekat dengan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat pun kerap digelar sebagai sarana edukasi politik.
Wayang, dangdutan, layar tancap, pasar murah, menjadi opsi yang mendekatkan masyarakat dengan agenda politik terkini. Pun, kreativitas komunitas yang dinamis bergerak menggaet para calon pemilih untuk menancapkan paku di atas kertas surat suara sesuai dengan hati nurani yang dipilih.

Baca Juga:  Israel Mati Ketakutan, Adukan Turkiye ke "Kakak Besar" AS

Terlepas dari adanya perbedaan pendapat dan persepsi, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mengingatkan agar persatuan dan kesatuan menjadi prioritas utama. Tanpa nilai ini, ucapnya, akan sulit mencerdaskan kehidupan bangsa dalam konteks pemilu.

“Marilah, rakyat Indonesia gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya, untuk Indonesia yang sentosa yang kita cintai bersama,” pungkas Cucu Proklamator ini. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB
Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar
Ketum PBNU tak Boleh Rangkap Jabatan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Berita Terbaru

Ketua Panitia Muktamar ke-35, KH. Abdurrozaq Sholeh

#indonesiaswasembada

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:40 WIB

Prof. Mohammad Nuh

#indonesiaswasembada

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:33 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan area di sekitar danau bendungan alami yang terbentuk usai tanah longsor di hulu Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:14 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:00 WIB