Proyek BBWS Peningkatan Way Sekampung Rp 93 M Lebih Disinyalir Merugikan Negara!

Rabu, 18 September 2024 | 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tulangan pembesian yang diduga tidak sesuai spesifikasi dengan menggunakan besi banci. Kemudian penggunaan ready mix dilakukan sebagian hanya memproses sendiri dibaching plant, yang semestinya ready mix diperoleh langsung dari pabrikasi sesuai standar SNI,” ungkap Ashari.

Dari sample tersebut, Ashari menyebutkan sudah melebihi ketentuan spesifikasi yang hanya dibutuhkan 9 titik sample dengan jarak 100 meter, sementara MTM Lampung sudah melebihi ketentuan dengan jumlah sampel sekisar 26 titik. Pihaknya juga menginformasikan pekerjaan irigrasi tersebut didominasi pekerjaan saluran primer dengan panjang lebih kurang 3000 KM/3 KM, dan juga saluran sekunder yang dimulai dari Desa Bungur sampai dengan Pekalongan, Purbolinggo dan Sukadana, Lampung Timur yang semuanya berjumlah 29 desa.

Baca Juga:  AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

“Meskipun demikian MTM mengikuti prosedur dalam menjalan investigasi, yang berakhir menyampaikan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan PT. Hidup Indah Berkah dan juga kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS Mesuji Sekampung) Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Dalam penyampain klarikasi oleh perusahaan yang ditandatangani oleh Moch. Arif dia tulis sudah sesuai dengan prosedur, dan juga klarifikasi yang disampaikan oleh BBWS Mesuji Sekampung Lampung yang ditandatangani oleh Kepala SNVT PJPA Mesuji Sekampung, Surendro Andi Wibowo, menjawab dengan jawaban yang sama yang telah disampaikan oleh pihak perusahaan, dan hasil uji laboratorium dari Fakultas Tekhnik Universitas Muhammadiah Kota Metro yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan.

Baca Juga:  MPLS SMPN 1 Sungkai Tengah Tekankan Adaptasi, Disiplin, dan Anti-Bullying

Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Way Sekampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan
PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital
Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan
Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah
Rosan: Kemitraan Indonesia-China Tetap Kuat
Dikukuhkan 16 Guru Besar UIN Raden Intan
Halte Bundaran HI Jadi Lokasi Nobar Dracin “Overdo”

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:32 WIB

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:17 WIB

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:08 WIB

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Berita Terbaru

Ilustrasi Penembakan Kapal Iran oleh Ukraina

#indonesiaswasembada

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:46 WIB

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

#indonesiaswasembada

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPA dan Korban Kekerasan Seksual

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:25 WIB

Kuba dan Teguh Santosa [Dok]

#indonesiaswasembada

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:17 WIB

Pengamanan Tempat Ibadah [Na]

#indonesiaswasembada

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:08 WIB