Provinsi Lampung Sukses Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga 0,9 Persen, Lebih Cepat dari Rata-rata Nasional

Jumat, 30 Agustus 2024 | 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG—Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten/Kota terus berupaya untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem di Provinsi Lampung.

Diantaranya dengan menerapkan 3 strategi yaitu pengurangan beban masyarakat miskin, peningkatan pendapatan dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

Agar penyasaran program yang dilaksanakan lebih tepat dan akurat, Pemerintah Provinsi Lampung menggunakan pemanfataan data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data rujukan dalam melaksanakan program penanggulangan kemiskinan.

Sebagai hasil dari program tersebut, angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Lampung Per Maret 2024 adalah 0,9 persen atau sekitar 84,776 ribu jiwa. Capaian ini menurun sebesar 0,42 persen dari Tahun 2023 yang mencapai 1,32 persen.

Baca Juga:  Persepsi Kinerja Mirza dan Jihan Berdasarkan Kelompok Usia

Adapun data tersebut disampaikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Senin (26/08/2024) lalu saat melakukan sosialisasi capaian kinerja percepatan penurunan kemiskinan ekstrem secara Nasional.

Pada sosialisasi tersebut terungkap bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem di Lampung dari tahun 2023 ke 2024 lebih cepat dari nasional, dimana Lampung menurun 0,42 persen, sedangkan Nasional hanya mengalami penurunan 0,29 persen.

Berdasarkan Inpres No.4 tahun 2022, target angka kemiskinan ekstrem Nasional pada akhir Tahun 2024 sebesar 0 (nol) persen. Sedangkan capaian Nasional per Maret 2024 adalah sebesar 0,83 persen.

Terkait dengan keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upayanya menurunkan angka kemiskinan, Pj Gubernur dalam salah satu kesempatan Rapat Paripurna Lanjutan Tngkat 1 DPRD Provinsi Lampung memyampaikan bahwa hal tersebut merupakan prioritas utama dalam APBD dan menjadi program utama yang terus ditingkatkan.

Baca Juga:  HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

“Dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, meningkatkan angka IPM, penciptaan lapangan pekerjaan dan penurunan angka pengangguran yang didukung oleh program kegiatan dan sub kegiatan dalam RKPD dan kebijakan umum APBD sudah disusun bersama-sama eksekutif dan legislatif agar dapat terus diupayakan dan dapat ditingkatkan,” kata Gubernur. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ
Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya
Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu
Kemenko IPK Atensi Pemanfaatan Disposal Oleh Pemkab Mesuji
HMI Kotabumi Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Berita Terbaru

Berita TNI

Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:55 WIB

Berita Utama

39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:47 WIB

Berita Utama

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:22 WIB

Berita Utama

Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya

Selasa, 13 Okt 2026 - 01:31 WIB