LAMPUNG UTARA – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memastikan Program Sekolah Lapang akan terus berlanjut hingga tahun 2027 mendatang.
Pada tahun 2026, kegiatan Sekolah Lapang yang mulai dilaksanakan dan terealisasi pada Juli hingga Agustus itu berhasil menjangkau tujuh kelompok masyarakat. Dengan rincian, tiga kelompok peternak dan empat kelompok perkebunan yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disbunnak Lampura, Fahmi, mengatakan bahwa program Sekolah Lapang akan kembali dilaksanakan pada 2027 dengan sasaran wilayah yang lebih luas.
“Insha Allah program ini (Sekolah Lapang) berlanjut. Jadi makin banyak kelompok petani dan peternak yang teredukasi dan semakin cerdas,” kata Fahmi di ruang kerjanya, Selasa, 03 November 2026.
Pada tahun 2027 mendatang, kata dia, program tersebut direncanakan menyasar sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Sungkai Selatan, Kotabumi Utara, Hulu Sungkai, Sungkai Utara, serta wilayah Abung Semuli dan Blambangan Pagar.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Disbunnak Lampung Utara tetap berupaya mengoptimalkan pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok petani dan peternak.
“Mudah-mudahan program ini menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pengelolaan usaha perkebunan dan peternakan, serta mendorong produktivitas sektor pertanian yang ada di Lampung Utara,” tuturnya. []
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung
















