Program Lampung Berjaya Untuk Rakyat, Bukan Untuk Penguasa

Minggu, 31 Maret 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Melly

Akhir-akhir ini, berseliweran berita terkait pernyataan dari Mantan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi (WFS) yang mengklaim dirinya sebagai Pengacara Rakyat yang menyatakan Lampung Berjaya hanya untuk penguasa. 

Hal ini mendapat tanggapan keras dari I Made Bagiase Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung yang juga sebagai Waki Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Provinsi Lampung pada Sabtu, 30/03 di Bandar Lampung.

“Pernyataan ini ngaur dan tidak berdasar karena Program Lampung berjaya itu murni diadakan untuk Masyarakat Lampung, bukan untuk penguasa karenadi dalam Program Lampung berjaya itu terdiri dari berbagai program-program yang tersebar di Satuan Kerja dan Dinas Instansi se-Provinsi Lampung”, Ujar Made Bagiase

Menurut Made Bagiase bahwa Program Lampung Berjaya merupakan pengejawantahan dari 33 janji Gubernur saat kampanye 2018 yang tersebar dan dilaksanakan oleh Satuan Kerja dan Dinas Instansi Provinsi Lampung sehingga salah kaprah apabila WFS menilai Gubernur Lampung belum merealisasikan program – program kerjanya dalam Program Lampung Berjaya.

“Pernyataan yang menyatakan bahwa Gubernur belum merealisasikan program – program kerjanya adalah salah besar karena sejak menjabat pada Juni 2019 hingga saat ini Gubernur Lampung telah merealisasikan janji 33 kampanyenya untuk masyarakat Lampung” tambah Made.

Baca Juga:  Mencuri HP, AG Diamankan Polisi Lamtim

Lebih lanjut menurut Made Bagiase menjelaskan bahwa Program Petani berjaya, pupuk murah, kesehatan gratis dan terjangkau, jalan-jalan dan jembatan di bangun, irigasi dibangun, peningkatan mutu bidang pendidikan, menjaga kestabilan harga pupuk, gabah, bibit termasuk harga kebutuhan pokok dan pangan serta dunia pertambangan, migas dan penerbangan dan lain-lain merupakan contoh-contoh Program Lampung berjaya yang telah dilaksanakan oleh Gubernur melalui Dinas Instansi dalam rangka memenuhi 33 janjinya di saat Kampanye Pilgub 2018 lalu.

“Semua program ini untuk rakyat kok, dimana sisi untuk penguasanya, jadi bicara itu harus menggunakan dasar apalagi beliau itu pernah menjabat Mantan Ketua Komisi II DPRD Lampung jadi tahu persis kegiatan tiap Dinas Instansi Se-Provinsi Lampung yang menjabarkan Program Lampung Berjaya” Lanjut Made

Terkait tingkat Kemiskinan di Lampung, Made menyatakan bahwa banyak indikatornya penyebabnya diantaranya mulai dari Gubernur harus menyelesaikan hutang Pemerintahan Provinsi sebelumnya, Pandemi Covid-19, geliat pemulihan ekonomi masyarakat pasca Pandemi Covid-19 dan lain sebagainya dan hal ini tidak adil juga seluruhnya dibebankan kepada Gubernur semata, karena termasuk WFS juga harusnya punya beban moral terkait situasi ini saat yang bersangkutan menjabat Anggota DPRD Lampung.

Baca Juga:  Fadel: Program Pembangunan Indonesia Masa Depan Tergantung pada Perkembangan Pembangunan di Daerah

“Dengan indikator penyebab kemiskinan yang banyak tentunya Gubernur akan terus berupaya dalam menjaga dan berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung meskipun harus berjalan lambat dan tertatih” Tambah Made

Terkait dengan penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang menurut WFS adalah mainan elit-elit, tidak jelas terkait tolak ukurnya kepada Masyarakat hal ini sangat disayangkan oleh Made Bagiase karena apa yang diberikan lembaga negara atau dari organisasi atau dari kelompok masyarakat itu merupakan bentuk apresiasi dan dukungan atas kinerja Gubernur Lampung.

“Kalau terkait penghargaan diberikan kepada Gubernur selaku Pemerintah Provinsi Lampung tentunya ada indikator penilaiannya dan ini bentuk apresiasi atas kinerja yang dilakukan Gubernur selama ini, jika ada penghargaan tetapi Gubernur Lampung tidak bekerja terkait hal yang sedang dinilai oleh Pemerintah Pusat atau organisasi masyarakat, maka baru dapat dianggap penghargaan tersebut tidak bertolak ukur ditengah masyarakat”, pungkas Made.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Panglima TNI Kunjungi MUI Pusat
Tekab 308 Tuba Ungkap Curas Sadis, Pelaku dan Korban Saling Kenal
Bawa Pil Ekstasi, Pemuda Asal Banten di Tangkap Satresnarkoba Polres Mesuji
Camat Tumijajar : Toko Didik Tani Diharap Bermanfaat Buat Masyarakat
Panglima TNI-Panglima US Bahas Kerja Sama Militer
Samsudin Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Lampung: Mohon Doa dan Siap Berkolaborasi
Aspirasi Masyarakat Terealisasi, BPD Apresiasi Kinerja Pemdes Aji Kagungan
Gasak HP dan Motor, NA cs Digelandang Ke Kantor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:54 WIB

Panglima TNI Kunjungi MUI Pusat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:40 WIB

Tekab 308 Tuba Ungkap Curas Sadis, Pelaku dan Korban Saling Kenal

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:33 WIB

Bawa Pil Ekstasi, Pemuda Asal Banten di Tangkap Satresnarkoba Polres Mesuji

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:16 WIB

Camat Tumijajar : Toko Didik Tani Diharap Bermanfaat Buat Masyarakat

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:48 WIB

Samsudin Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Lampung: Mohon Doa dan Siap Berkolaborasi

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:54 WIB

Aspirasi Masyarakat Terealisasi, BPD Apresiasi Kinerja Pemdes Aji Kagungan

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:36 WIB

Gasak HP dan Motor, NA cs Digelandang Ke Kantor Polisi

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:33 WIB

Gelapkan Uang Singkong Senilai Ratusan Juta, TB Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Panglima TNI Kunjungi MUI Pusat

Sabtu, 15 Jun 2024 - 22:54 WIB

#CovidSelesai

Tekab 308 Tuba Ungkap Curas Sadis, Pelaku dan Korban Saling Kenal

Sabtu, 15 Jun 2024 - 22:40 WIB

Lainnya

Musa Rajekshah Ketua MPW PP Sumatera Utara

Sabtu, 15 Jun 2024 - 22:31 WIB