Produsen CPO Harus Patuhi HET Minyak Goreng

Jumat, 18 Februari 2022 | 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi/Net

Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi/Net

Laporan: Heri Suroyo

Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi menilai jika pengusaha atau produsen Crude Palm Oil (CPO) patuh menjalankan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit, maka rantai pasokan minyak goreng di pasaran tidak akan macet seperti yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng pada masing-masing segmen baik kemasan premium, curah dan sederhana sebenarnya telah jelas tertuang dalam Permendag tersebut. Apalagi, Indonesia sebagai salah satu penghasil CPO terbesar, harusnya tidak mengalami kelangkaan atau tingginya harga minyak goreng di pasaran.

“Itu harus dipatuhi dan bukan hal yang sulit karena sebelumnya juga sudah ada ketetapan 20 persen untuk serapan dalam negeri, di CPO itu 20 persen, dan tentu para produsen CPO juga harus mematuhi itu ditambah lagi penetapan untuk harga CPO dalam negeri jadi sebetulnya di hulu dan hilir itu sudah diatur,” ujar Intan ketika dihubungi Parlementaria via sambungan telepon dari Jakarta, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga:  Veli Buka Turnamen Catur Bupati Cup

Intan menambahkan, rata-rata pelaku usaha minyak goreng dengan skala besar melakukan pengolahan CPO dari hulu ke hilir. Mulai dari perkebunan kelapa sawit, pabrik pengolahan hingga menjadi minyak goreng yang beredar di pasaran. Untuk itu, produsen-produsen CPO ini harus betul-betul menjalankan apa yang telah tertuang dalam Permendag tersebut agar harga minyak goreng di pasaran dapat kembali stabil.

“Bagaimana kepatuhan pengusaha atau produsen CPO besar yang memiliki rantai pasok dari hulu sampai hilir itu betul-betul menjalankan dan jangan sampai yang terjadi kemudian adalah dampaknya hanya bagi yang masyarakat kecil. Misalnya, inikan minyak goreng bukan hanya untuk keperluan rumah tangga, tapi juga bagi produsen UMKM misalnya penjual gorengan penjual kerupuk yang mereka membutuhkan minyak dalam jumlah besar,” tambah Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini.

Baca Juga:  Sejak 2023, 260 Jurnalis Tewas di Tangan Israel

Selain itu, legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VI tersebut menilai pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan Permendag tersebut juga harus ditingkatkan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti beredarnya minyak goreng palsu yang terjadi di Kudus, Jawa Tengah, baru-baru ini.

“Keluarnya Permendag ini hasil kesepakatan yang tentu harus bisa harus dipatuhi. Nah, sekarang tinggal bagaimana pemerintah melakukan pengawasan dan implementasi di lapangan, jangan sampai kosong akhirnya terjadi termasuk salah satunya adalah pemalsuan minyak goreng, air dicampur dengan zat pewarna gitu kan. Akhirnya kan sudah menyimpang jauh dari ketentuannya,” tutup Intan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”
Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok
Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi
Bhayangkari Polda Lampung Kunker ke  Mesuji
Sambut APEC 2026, Besok Forum Media Asia Pasifik Dibuka
Wamenkes RI: Pengobatan TBC Lampung No 1 se-Indonesia
Pemprov Lampung-Kejati Perkuat Sinergi
Dekranasda Siapkan Tapis hingga Sulam Usus Andalan ke Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49 WIB

Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”

Sabtu, 5 September 2026 - 15:41 WIB

Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok

Sabtu, 5 September 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi

Jumat, 4 September 2026 - 22:03 WIB

Bhayangkari Polda Lampung Kunker ke  Mesuji

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

Sambut APEC 2026, Besok Forum Media Asia Pasifik Dibuka

Berita Terbaru

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

#indonesiaswasembada

Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:49 WIB

Foto yang diabadikan pada 3 September 2026 ini menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC mengunjungi pabrik perusahaan DeRUCCI di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:41 WIB

#indonesiaswasembada

Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:05 WIB

Ibu Bhayangkari Polda Lampung Berkunjung ke Mesuji [Nr]

#indonesiaswasembada

Bhayangkari Polda Lampung Kunker ke  Mesuji

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:03 WIB

Forum Media ASia Pasifik di TIongkok China, Sambut APEC 2026 [xinhua]

#indonesiaswasembada

Sambut APEC 2026, Besok Forum Media Asia Pasifik Dibuka

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:53 WIB