Praktisi Hukum Yogie Saputra P. Jismawi S.H.: Isu Dugaan Diskriminasi di RSUD Abdul Moeloek Perlu Dilihat Secara Proporsional

Minggu, 23 November 2025 | 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Praktisi hukum Yogie Saputra P. Jismawi S.H. angkat bicara terkait pemberitaan mengenai dugaan diskriminasi pelayanan medis di RSUD Abdul Moeloek. Ia mengingatkan bahwa isu tersebut perlu dilihat secara lebih menyeluruh agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Menurut Yogie, tidak semua perbedaan jadwal tindakan medis dapat langsung dikategorikan sebagai bentuk diskriminasi. “Dalam rumah sakit rujukan seperti RSUD Abdul Moeloek, penentuan jadwal operasi tidak ditentukan oleh status BPJS atau pasien umum, melainkan oleh prioritas medis, kondisi kesehatan pasien, hingga ketersediaan dokter spesialis,” ujarnya,Ia menegaskan bahwa banyak faktor teknis maupun medis yang memang tidak bisa disamaratakan, minggu (23/2025).

Yogie juga menanggapi informasi yang beredar terkait penundaan operasi karena alasan menstruasi dan adanya parade operasi. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari pertimbangan medis dan administratif yang lazim dilakukan demi keamanan pasien. “Kondisi kesehatan tertentu memang dapat menjadi alasan penjadwalan ulang. Ini bukan perlakuan khusus maupun pembeda kelas layanan,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa RSUD Abdul Moeloek sebagai rumah sakit pemerintah memiliki kewajiban hukum menerapkan prinsip non-diskriminasi. “Jika benar ada kebijakan yang membedakan layanan berdasarkan status kepesertaan BPJS, hal tersebut tentu mudah diuji secara hukum maupun etika pelayanan publik. Hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan adanya perlakuan berbeda secara sengaja,” tambahnya.
Yogie menilai bahwa persepsi publik sering kali dipengaruhi oleh lamanya antrean atau padatnya jadwal tindakan medis, yang sebenarnya lebih berkaitan dengan tingginya jumlah pasien serta keterbatasan tenaga medis. “Masyarakat perlu berhati-hati dalam menilai. Tidak semua ketidakpuasan berarti diskriminasi,” katanya.
Ia mendorong setiap pihak yang merasa dirugikan untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi agar penyelesaian dapat dilakukan secara profesional. “RSUD Abdul Moeloek telah menyediakan berbagai saluran aduan, seperti SPAN Lapor, Lampung In, layanan WhatsApp quick response, email, kotak saran, hingga pengaduan langsung di layanan admisi di samping IGD,” tegasnya.
Yogie menutup dengan menyatakan bahwa kesimpulan mengenai adanya diskriminasi masih terlalu prematur. Ia meminta pemberitaan mengenai isu ini dilakukan dengan pendalaman yang memadai agar tidak menimbulkan stigma negatif terhadap layanan kesehatan yang menjadi tumpuan masyarakat luas. (rls)


Penulis : Desty

Baca Juga:  KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Editor : Hadi


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

FGD Penyusunan Peraturan Desa Sidodadi tentang Pertanian Lestari dan Pangan Lokal Berkelanjutan
Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji
Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 
Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026
Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah
Menjemput Nestapa di Tengah Oase
Rapat Paripurna DPRD WK, Bupati Ayu Serahkan 3 Raperda
Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:06 WIB

FGD Penyusunan Peraturan Desa Sidodadi tentang Pertanian Lestari dan Pangan Lokal Berkelanjutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:47 WIB

Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:38 WIB

Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 

Senin, 15 Juni 2026 - 20:02 WIB

Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 16:37 WIB

Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:47 WIB

#indonesiaswasembada

Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 

Selasa, 16 Jun 2026 - 04:38 WIB

#indonesiaswasembada

Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 20:02 WIB

#indonesiaswasembada

Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah

Senin, 15 Jun 2026 - 16:37 WIB