Potensi Penurunan Revenge Tourism Harus Diantisipasi dengan Langkah yang Tepat

Kamis, 21 Maret 2024 | 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Potensi penurunan revenge tourism harus diantisipasi dengan sejumlah langkah strategis yang mendorong pertumbuhan pariwisata nasional secara berkelanjutan.

“Berbagai potensi untuk terus menumbuhkan sektor pariwisata harus mampu diberdayakan di tengah perkiraan penurunan dampak revenge tourism pada tahun ini,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/3).

Revenge tourism adalah praktik wisata yang banyak dilakukan para traveler sedunia. Banyak mereka berwisata dalam tajuk ‘balas dendam’ karena tidak dapat berwisata saat pandemi melanda.

Pada Internationale Tourismus-Borse (ITB) Berlin yang diselenggarakan pada 5-7 Maret 2024, para pelaku pariwisata dunia menyebut tidak ada lagi revenge tourism pada tahun 2024.

Padahal revenge tourism diperkirakan sebagai salah satu penyumbang kedatangan wisatawan ke Indonesia pascapandemi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan 50% pertumbuhan pariwisata nasional didorong oleh revenge tourism.

Baca Juga:  Syaiful Huda Desak Payung Hukum Permanen Usai Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen

Pada kondisi saat ini, menurut Lestari, upaya untuk menggali berbagai potensi pariwisata nasional harus lebih keras lagi dilakukan, tentu saja harus diimbangi dengan kejelian membaca keinginan pasar dan pengembangan pariwisata yang mengedepankan kelestarian kearifan lokal.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, kecepatan dan ketepatan dalam mengantisipasi penurunan dampak revenge tourism harus segera dilakukan agar pariwisata nasional mampu dan siap menjawab perubahan permintaan pasar dengan baik.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, berpendapat perencanaan dan target yang dicanangkan tahun ini juga harus mempertimbangkan dampak penurunan revenge tourism.

Target Kemenparekraf tahun 2024 adalah mendatangkan 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Setelah pada 2023 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif jumlah wisman periode Januari-Desember 2023 mencapai 11,68 juta kunjungan.

Baca Juga:  Isu Intervensi Proyek Revitalisasi Mencuat, Ketua MKKS SMK Lampung Utara Bantah Terlibat

Di tengah bayang-bayang melambatnya pertumbuhan perekonomian dunia, Rerie mengingatkan agar upaya pencapaian target tersebut harus didasari berbagai pertimbangan yang matang.

Jangan sampai, tegas Rerie, demi mengejar pencapaian target kunjungan wisman, para pemangku kepentingan dan masyarakat mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan pelestarian kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata nasional.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, sangat berharap para pemangku kepentingan di sektor pariwisata mampu membangun kolaborasi yang kuat dalam pengembangan kawasan-kawasan wisata di daerahnya masing-masing, untuk mewujudkan pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang berkelanjutan.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan
PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital
Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan
Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah
Rosan: Kemitraan Indonesia-China Tetap Kuat
Dikukuhkan 16 Guru Besar UIN Raden Intan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:21 WIB

Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:32 WIB

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:17 WIB

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Berita Terbaru

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan mundur dari jabatannya. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor BI.[Hs]

#indonesiaswasembada

Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Senin, 27 Jul 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi Penembakan Kapal Iran oleh Ukraina

#indonesiaswasembada

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:46 WIB

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

#indonesiaswasembada

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPA dan Korban Kekerasan Seksual

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:25 WIB

Kuba dan Teguh Santosa [Dok]

#indonesiaswasembada

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:17 WIB