PMI Un-Prosedural, Korban Sindikat Dipulangkan Dari UEA

Selasa, 14 November 2023 | 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA –  Hati-hati dengan tawaran bekerja di luar negeri dengan gaji besar pekerjaan ringan. Ini buktinya, 101 orang tenaga pekerja migran Indonesia (PMI) dipulang paksa alias di deportasi oleh pemerintah setempat.

Kali ini, 101 PMI asal Indonesia yang bekerja tidak kurang dari 5 tahun di pulangka kembali ke tanah Air.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menerima sebanyak 101 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal Abu Dhabi, UEA.

Baca Juga:  Pabowo Bisa Jadi Juru Damai di Semenanjung Korea

Benny Rhamdani, Kepala BP2MI menyatakan, ke 101 PMI ini dipulangkan karena masuk secara un prosedural. Dengan rinciannya, 46 ibu dan 55 anak, baik bayi maupun balita.

“Rata-rata berangkat lima tahun lalu, un prosedural. Dan di yakini korban sindikat,” urai Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini di markas BO2MI, Jakarta Selatan (14/11).

Benny bersyukur kepulangan 101 orang ini di fasilitasi KBRI dan otoritas UEA. Dia berjanji BP2MI akan memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asal diantaranya, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Sulawesi.

Baca Juga:  Jelang Ruwat Bumi 2026, Gema HELAU Satukan Ratusan ASN dan Masyarakat Percantik Jalur Menuju Desa Sumur Kumbang

Benny berkelit, 101 PMI un prosedural ini terjadi sebelum era kepemimpinan dirinya alias kejahatan masa lalu.

Benny menyebut pemulangan PMI dari negara penempatan yang berangkat secara un prosedural bukan pertama kalinya dilakukan oleh BP2MI. Benny mengatakan, sepanjang dirinya menahkodai BP2MI sudah ratusan PMI berhasil dipulangkan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung
Gubernur Mirza Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Dua Kapal Tanker UEA Diserang saat Melintasi Selat Hormuz
Iran Larang Kapal Melintas di Selat Hormuz, Kecuali…
Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian Apresiasi Pidato Presiden, Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah dan Pendidikan Inklusif
Paskibraka Way Kanan Dikukuhkan
Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas
Peduli Kemanusiaan, Mahasiswa KKN UIN RIL Bersama PMI dan Warga Panjang Utara Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Dua Kapal Tanker UEA Diserang saat Melintasi Selat Hormuz

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Iran Larang Kapal Melintas di Selat Hormuz, Kecuali…

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian Apresiasi Pidato Presiden, Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah dan Pendidikan Inklusif

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Dua Kapal Tanker UEA Diserang saat Melintasi Selat Hormuz

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:53 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Larang Kapal Melintas di Selat Hormuz, Kecuali…

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:49 WIB