Penyuluhan Perpustakaan pada Mahasiswa UIN Syarief Hidayatullah, Indro Gutomo: Kita Akan Jadikan Perpustakaan MPR Sebagai Sumber Referensi Ketatanegaraan

Selasa, 18 Juli 2023 | 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Perpustakaan Setjen MPR berkeinginan untuk menjadi sumber referensi ketatanegaraan bagi masyarakat. Untuk itu banyak hal yang perlu dibenahi. Pertama, mengupayakan digitalisasi perpustakaan, e-library. Kedua, melakukan penyuluhan kepada pelajar, mahasiswa, guru, serta pengunjung perpustakaan. Ketiga, melakukan pengenalan perpustakaan MPR kepada setiap delegasi yang menjadi tamu MPR. Keempat, restrukturisasi organisasi. Mengubah pegawai yang sebelumnya pegawai struktural menjadi fungsional.

Paparan di atas disampaikan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Setjen MPR Indro Gutomo S.H., M.H., saat menerima 30 mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melalui kegiatan yang bertajuk ‘Penyuluhan Perpustakaan’ yang digelar pada 17 Juli 2023 di Gedung Perpustakaan MPR, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut Indro Gutomo mengatakan saat ini MPR banyak menerima delegasi dari berbagi sekolah dan kampus serta kelompok masyarakat. Mereka datang ke MPR untuk mengenal lebih jauh tentang tugas dan wewenang lembaga ini. “Nah selepas kegiatan itu, kita dorong mereka berkunjung ke perpustakaan, apalagi saat ini koleksi buku perpustakaan MPR RI sangat memadai, khususnya mengenai sejarah MPR RI dari masa ke masa, maupun risalah amandemen UUD 1945, ujarnya. “Setiap delegasi yang berkunjung, kita wajibkan singgah di perpustakaan”.

Baca Juga:  Kgs. Dedy Miryanto: Penunjukan Dr. Teguh Santosa Menjadi Energi Baru Diplomasi Lingkungan Indonesia

Langkah-langkah di atas menurut Indro Gutomo merupakan cara agar Perpustakaan MPR keberadaannya mampu menjadi sumber referensi masyarakat khususnya terkait ke-MPR-an dan ketatanegaraan. “Kita sedang berkembang ke sana dan proses-proses akteditasi sedang kita upayakan”, ujar alumni Fakultas Hukum UGM itu. “Hasil akhirnya kita ingin perpustakaan ini menjadi perpustakaan yang besar dan mandiri”, tambahnya.

Ini dilakukan sebab menurut pria asal Yogyakarta itu, Perputakaan MPR masih semi mandiri, belum seperti perpustakaan besar lainnya. “Cita-cita kami adalah menjadikan Perpustakaan MPR menjadi perpustakaan besar dan mandiri”, harapnya.

Tentu banyak tantangan untuk menjadikan Perpustakaan MPR seperti di atas. Digitalisasi perpustakaan misalnya tentu membutuhkan kreatifitas.Saat ini banyak aplikasi yang senada. Untuk itu perlu dibuat aplikasi yang canggih agar pengunjung semakin banyak. “Pastinya hal demikian membutuhkan anggaran”, ungkapnya.

Baca Juga:  Pemprov Gelar Sosialisasi Reviu Dokumen Perencanaan dan Keuangan Daerah Berbasis Digital

Menjadi pustakawan yang handal menurut Indro Gutomo sama seperti menjadi profesi-profesi yang professional lainnya. Semua profesi yang handal dikatakan harus memiliki tiga kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.

Pustakawan yang handal selain memiliki pengetahuan tentang pengelolaan pustaka, tetap harus diimbangi dengan Kecerdasan lainnya. “Agar seimbang”, tuturnya.

Bila tiga hal itu seimbang maka apapun yang dilakukan oleh seorang profesi akan berhasil termasuk pustakawan.

Selain Indro, narasumber lainnya adalah Yusniar selaku pustakawan madya dan Titin Hartini selaku pustakawan muda. Kedua Pustakawan MPR RI ini menjelaskan mengenai kondisi perpustakaan MPR saat ini serta perpustakaan digital yang dapat didownload di android.

Yusniar menyebut perpustakaan yang dipimpinnya mempunyai visi, terwujudnya perpustakaan sebagai pusat layanan koleksi sumber daya informasi legislatif yang layak, lengkap, akurat, dan terbuka.

Acara penyuluhan yang dibuka oleh Plt. Administrasi sekaligus Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah SE., MM. ini berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator satria yudha.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Peringati Hari Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polres Mesuji Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS
Polres Mesuji Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 untuk 21 Personil
Kgs. Dedy Miryanto: Penunjukan Dr. Teguh Santosa Menjadi Energi Baru Diplomasi Lingkungan Indonesia
Jamal: Jangan Biarkan Politik Memecah Persaudaraan Rakyat
APPMBGI Lampung: MBG Harus Dilanjutkan Untuk Gizi Anak dan Ekonomi Lokal
PMII Lampung Unjuk Rasa, Ini 7 Tuntutannya
Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:43 WIB

Peringati Hari Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polres Mesuji Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:37 WIB

Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Polres Mesuji Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 untuk 21 Personil

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:27 WIB

Kgs. Dedy Miryanto: Penunjukan Dr. Teguh Santosa Menjadi Energi Baru Diplomasi Lingkungan Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:33 WIB

Jamal: Jangan Biarkan Politik Memecah Persaudaraan Rakyat

Berita Terbaru

Penunjukan Dr. Teguh Santosa sebagai Tenaga Ahli Menteri/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bidang Penguatan Diplomasi Lingkungan dan Pengembangan Kerja Sama Internasional mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. [De]

#indonesiaswasembada

Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:37 WIB

Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik.[De]

#indonesiaswasembada

Jamal: Jangan Biarkan Politik Memecah Persaudaraan Rakyat

Selasa, 30 Jun 2026 - 09:33 WIB