Pemprov Lampung Kirim Relawan dan Buka Rekening Donasi Korban Bencana Alam

Selasa, 2 Desember 2025 | 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG—Pemerintah Provinsi Lampung bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Lampung membuka penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keputusan itu diambil dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (02/12/2025).

Sekda Marindo mengatakan pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan empati mendalam atas musibah banjir yang melanda tiga provinsi tersebut. Pemprov Lampung, ucap Sekda, ingin memastikan kontribusi nyata dan terkoordinasi baik dari jajaran ASN maupun masyarakat umum.

Menurut Sekda, Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur telah meminta dibentuknya skema resmi untuk memfasilitasi kepedulian masyarakat Lampung.

Adapun sumbangan dapat disalurkan melalui rekening Bank Lampung dengan Nama Bumbung Kemanusiaan DP Korpri Lampung, dengan Nomor Rekening : 380-000-500-9487 sebagai pusat penyaluran bantuan dan diproyeksikan menjadi kanal utama donasi dari ASN dan masyarakat Lampung.

Menurut Sekda, setiap bantuan uang yang masuk akan dipublikasikan setiap hari pukul 15.00 sebelum kemudian ditransfer langsung ke rekening pemerintah daerah tujuan.

“Setiap sore bantuan akan dikirim ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Jadi jika ASN mentransfer hari ini, pukul 14.00 kita rekap, pukul 15.00 dikirimkan,” ucap Sekda.

Baca Juga:  Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Sekda menegaskan tidak ada kewajiban bagi ASN untuk berdonasi. Pemerintah hanya mengimbau agar solidaritas sosial dapat tumbuh secara sukarela sebagai wujud kepedulian antarsesama.

Pemprov Lampung juga melibatkan seluruh unit Korpri, ASN, OPD, guru, nakes, dan pegawai P3K. Partisipasi juga dibuka untuk perguruan tinggi, instansi vertikal, dan masyarakat luas yang ingin menyampaikan donasi melalui rekening resmi tersebut.

Selain bantuan uang, Lampung juga akan mengirimkan 50 relawan terlatih ke tiga provinsi terdampak. Relawan tersebut dibagi berdasarkan kualifikasi untuk mendukung operasi tanggap darurat di lapangan.

Kepala BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto menambahkan pihaknya saat ini mengaktifkan Posko Pusdalops 24 jam untuk memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana di Lampung sendiri. Pemantauan dilakukan melalui satelit cuaca dan pembaruan real time BMKG.

Menurut Rudy, masyarakat diimbau rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BPBD dan BMKG. Kesiapsiagaan berbasis informasi aktual dinilai sangat penting mengingat musim hujan telah memasuki fase intensif.

BPBD juga meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri, Forum Relawan, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana untuk menghadapi puncak musim hidrometeorologi pada awal 2026. Berbagai rapat koordinasi telah digelar untuk menyelaraskan respons lintas instansi.

Baca Juga:  Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Rudy menyebut Lampung telah memiliki rencana kontingensi banjir sejak 2022 yang menjadi pedoman evakuasi dan penanganan ketika terjadi bencana. Simulasi evakuasi juga sudah dilakukan di sejumlah daerah yang masuk zona merah hidrometeorologi.

Zona rawan hidrometeorologi, katanya, kini hampir mencakup seluruh kabupaten/kota di Lampung seiring meningkatnya curah hujan sejak Oktober. BPBD meminta masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan potensi bencana.

Lampung juga mengajukan dukungan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca jika terjadi hujan ekstrem merata. Selain itu, Lampung akan menerima bantuan delapan unit kendaraan operasional untuk memperkuat respons bencana.

Sekda berharap penggalangan dana dan pengiriman relawan dapat membantu meringankan beban keluarga korban banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Mudah-mudahan upaya ini bisa memberi manfaat nyata dan menjadi wujud solidaritas masyarakat Lampung,” ujarnya.

Sekda menegaskan rekening Bumbung Kemanusiaan akan dibuka selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan di daerah terdampak dinyatakan selesai. Pemerintah akan menilai perkembangan situasi sebelum menentukan batas akhir penggalangan dana.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%
Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya
Pemprov Lampung Perkuat Akurasi Data Penerima Bansos Melalui Integrasi Data Kependudukan
Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 November 2026 - 17:10 WIB

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 November 2026 - 17:02 WIB

Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB

Foto yang diabadikan pada 29 Juli 2026 ini memperlihatkan kerusakan pada markas besar kelompok paramiliter Irak, Pasukan Mobilisasi Rakyat  di Mosul, Irak. (Xinhua)

Berita Utama

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 Nov 2026 - 17:10 WIB

Bandar Lampung

Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri

Senin, 2 Nov 2026 - 17:02 WIB