Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Dalam rangka menggalakkan program layanan kesehatan untuk masyarakat khususnya warga lanjut usia (Lansia), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) resmikan pos pelayanan terpadu (Posyandu) Lansia MUTIARA di Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Jumat, (23/09).

Selain peresmian Posyandu Lansia, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) pemeriksaan kesehatan dengan menggandeng Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah yang sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kotabumi II Kabupaten setempat.

Kegiatan yang berlangsung dihalaman kantor kelurahan Kota Alam tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Lampura, Budi Utomo yang diwakili oleh Asisten I, Mankodri yang didampingi oleh Camat Kotabumi Selatan, Dedi Nurman bersama perwakilan Dinkes Lampura.

Bupati Lampura, Budi Utomo melalui sambutan tertulis yang disampaikan oleh Asisten I, Mankodri mengatakan pihaknya terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Lampura, salah satunya dengan membentuk Posyandu Lansia di tiap-tiap desa dan kelurahan tersebar. Ia juga menyatakan dengan bentuk kerjasama yang baik, maka pembangunan pelayanan kesehatan di Lampura dapat tercapai dengan baik. Bupati mengharapkan kegiatan tersebut tidak berhenti sampai disitu saja, dengan dilaksanakan peresmian dan bakti sosial hari ini, dapat menambah motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Ayo sama-sama kita manfaatkan pelayanan kesehatan ini. Apa yg disarankan oleh tim kesehatan, harap diikuti untuk kebaikan kesehatan kita bersama,” ucap Mankodri.

Disela-sela sambutannya, Mankodri juga mengingatkan serta menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya hingga saat ini Kabupaten Lampura belum lepas dari jerat Pandemi Covid-19, hal itu dibuktikan dengan masih adanya warga Lampura yang terpapar virus Covid-19 baru-baru ini.

“Covid-19 hingga saat ini masih ada, oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mentaati himbauan pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Kotabumi Selatan, Dedi Nurman sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak kelurahan Kota Alam dengan membentuk dan memfasilitasi Posyandu Lansia di wilayahnya. Menurutnya selama ini selain isu infrastruktur, isu balita, lansia, maupun penyandang disabilitas merupakan bagian dari fokus kerja kecamatan Kotabumi Selatan.

“Saya intruksikan kepada seluruh kelurahan yang ada di kecamatan Kotabumi Selatan dalam pemusatan kegiatan mengenai tiga isu kesehatan (balita, lansia, dan penyandang disabilitas) tersebut dapat dilakukan diwilayah kerjanya serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Kota Alam, Fellix Sulandana mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan diri. Terkait giat hari ini, dalam pendataan lansia yang ada di wilayah kerjanya hingga saat ini masih terus berproses.

“Pendataan para lansia sudah diintruksikan melalui perangkat dibawah, mulai dari kepala lingkungan hingga ketua rukun tetangga (RT) untuk segera mendata dan mengklasifikasikan lansia dengan penyakit yang diidapnya. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap bulannya dengan bertahap dan terjadwal,” tuturnya.

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Kotabumi II, Wahyu Utami saat dikonfirmasi seusai kegiatan mengatakan pihaknya menghimbau seluruh Kelurahan dan desa diwilayah kerjanya untuk segera menyiapkan kader Posyandu Lansia yang nantinya akan dilakukan pemberdayaan dan pelatihan On Job Training (OJT) untuk pembekalan ketika terjun langsung kelapangan.

“Kader Posyandu Lansia ini nantinya kita berikan pembekalan pemahaman dan ilmu dasar melalui OJT, agar nanti saat mereka turun dilapangan mereka paham dengan tugasnya masing-masing. Dalam 1 tim itu terdapat 5 orang kader yang mempunyai tugas tersendiri,” ujarnya.

Berdasarkan keterangannya, kegiatan Posyandu Lansia tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, bahkan di desa para kader ini telah berjalan dan didukung oleh desa masing-masing. Namun untuk wilayah kelurahan sendiri memang belum begitu aktif. Pihaknya berharap kedepannya seluruh kegiatan Upaya Kesehatan Bersumber daya Manusia (UKBM) dapat berjalan maksimal, mulai dari tingkat desa hingga tingkat kecamatan.

Pantauan dilokasi, setelah dilakukan peresmian secara simbolis dengan pengguntingan pita oleh Asisten I, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bagi lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut.##

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini