Pemerintah Harus Kendalikan Harga dan Pangan

Kamis, 31 Maret 2022 | 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Negara tidak boleh kalah dengan kartel, mafia yang selama ini mengendalikan harga bahan pokok dan ketersediaan pangan. Hal itu untuk menghindari terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga-harga khususnya menjelang Ramadhan dan lebaran Idul Fitri yang terjadi setiap tahun.

“DPR RI minta pemerintah melalui Badan Pangan Nasional, Idfood memiliki perencanaan atau roadmap pangan untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Pemerintah harus mempunyai roadmap, perencanaan ketersediaan, keamanan, ketahanan, keamanan, dan kedaulatan pangan untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang, agar kelangkaan dan kenaikan harga-harga seperti minyak goreng, daging, telur, bawang putih dan bawang merah, beras dan sebagainya tidak terus terulang,” tegas Anggota Komisi IV DPR RI Ibnu Multazam
dalam dialektika demokrasi Ramadhan 2022 dan Kesiapan Bahan Pokok, bersama anggota Komisi VI DPR FPKS Nevi Zuairina dan Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy di Jakarta, Kamis (31/3).

Baca Juga:  Isu Intervensi Proyek Revitalisasi Mencuat, Ketua MKKS SMK Lampung Utara Bantah Terlibat

Ibnu menjelaskan sesuai dengan UU No.18 tahun 2012 tentang pangan, maka pangan ini harus berdaulat, mandiri, dan aman. Untuk itu, Badan Pangan Nasional yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden misalnya bisa mengusulkan agar minyak goreng (migor) diproduksi oleh BUMN, bukan oleh swasta.

“Badan Pangan Nasional, Bulog, Kementan RI, dan BUMN harus memiliki roadmap pangan, agar pangan kita tidak dikendalilkan oleh kartel,” ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan Nevi, jika kenaikan dan kelangkaan harga sembako itu sudah rutin biasanya menjelang ramadhan, menjelang Idul Fitri dan hari-hari besar nasional lainnya. “Setiap tahun ini mestinya bisa diantisipasi 6 bulan sebelum ramadhan sehingga harganya tidak naik dan barangnya tidak langka,” katanya.

Baca Juga:  Pelantikan DPD FPPI Lampung, Wujudkan Kesetaraan Gender

jHal yang sama disampaikan Anggota Komisi VI DPR FPKS Nevi Zuairina , kenaikan dan kelangkaan harga sembako itu sudah rutin biasanya menjelang ramadhan, menjelang Idul Fitri dan hari-hari besar nasional lainnya. “Setiap tahun ini mestinya bisa diantisipasi 6 bulan sebelum ramadhan sehingga harganya tidak naik dan barangnya tidak langka,” ujarnya

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy menegaskan migor tidak masuk dalam Tupoksi Badan Pangan Nasional. Yang di bawah kewenangan Badan Pangan Nasional antara lain; daging sapi atau kerbau, daging ayam, telur, bawang merah atau putih, telur, cabai besar atau rawit, beras, jagung, kedelai, dan gula. Dimana untuk stok selama Januari – Desember 2022 ini aman.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka
Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China
Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia
Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka
Trump Tunda Serangan, Katanya Permintaan Iran?
Inspiratif: Pabrik Tua Jadi Cuan
KKN Transformatif UIN RIL Dilepas, Ikut Membenahi Bandar Lampung
Pabowo Bisa Jadi Juru Damai di Semenanjung Korea

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:52 WIB

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Inspiratif: Pabrik Tua Jadi Cuan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Menilai Hibah Secara Objektif

Senin, 3 Agu 2026 - 09:05 WIB

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships

#indonesiaswasembada

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

Minggu, 2 Agu 2026 - 21:52 WIB


Badri Munir Sukoco (depan, kedua dari kiri), sekretaris jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (RI), dan para pejabat serta hadirin lainnya berfoto bersama dalam Pekan Kerja Sama Pendidikan China-ASEAN (China-ASEAN Education Cooperation Week) 2026 di Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xin)

#indonesiaswasembada

Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:36 WIB

#indonesiaswasembada

Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:30 WIB

Bom Moscow 3 Tewas [Ins]

#indonesiaswasembada

Ledakan di Restoran Moskow, 3 Tewas dan 21 Luka-luka

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:47 WIB