Pelangi Anak Indonesia Ceriakan Panggung Budaya Lampung Fest 2025

Senin, 24 November 2025 | 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di panggung budaya Lampung Fest 2025 berubah hangat ketika puluhan anak dari Komunitas Pelangi Anak Indonesia tampil membawakan tarian Nusantara, lagu-lagu internasional, hingga medley lagu Lampung seperti Lipang Lipang Dang dan Tanoh Lado.

Di tengah tema festival “Coffee and Tourism”, penampilan anak-anak ini menghadirkan nuansa yang enerjik dan penuh percaya diri, sekaligus menyentuh hati para pengunjung.

Lantunan suara bening khas anak-anak dan koreografi yang rapi membuat sejumlah pengunjung berhenti sejenak dari keramaian stan kopi dan kuliner.

Beberapa dari mereka terlihat merekam, sebagian lainnya ikut bersenandung, dan tak sedikit yang berkomentar bahwa penampilan ini menjadi salah satu momen paling keren di festival malam itu.

Pengunjung Merasa Tersentuh

Rahma (34), warga Bandar Lampung yang datang bersama anaknya, mengaku tidak menyangka tampilan anak-anak bisa seapik itu.

“Anak saya sampai ikut menari di dekat panggung. Rasanya bangga sekali lihat anak-anak Lampung tampil percaya diri bawa budaya kita. Ini bikin suasana festival jadi lebih hidup,” ujarnya.

Baca Juga:  Sebagai Komcad, Menwa Harus Disiplin dan Tampil dalam Kebencanaan

Sementara itu, Dedi (41), pengunjung dari Pringsewu, menilai penampilan seperti ini harus diperbanyak dalam event daerah.

“Acara keren bukan cuma soal kuliner dan artis terkenal. Melihat anak-anak tampil begini bikin kita optimis budaya Lampung nggak akan hilang. Justru makin dikenal di kalangan generasi muda,” kata Dedi.

Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Di balik penampilan tersebut, Riki Ramli, Ketua Komunitas Pelangi Anak Indonesia, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.

Ia menjelaskan bahwa komunitas yang ia bina merupakan wadah belajar seni untuk anak-anak Lampung. Setiap pekan, mereka berlatih di Gedung Dewan Kesenian Lampung.

“Mereka belajar gamolan, serdam, akordion, juga Bahasa Lampung dan Bahasa Prancis,” ujar Riki.

“Intinya, sejak kecil kita ajak mereka dekat dengan budaya. Bukan cuma menari atau menyanyi, tapi juga mengenal identitas dirinya.”

Ia menambahkan bahwa kehadiran mereka di Lampung Fest 2025 adalah untuk memperkenalkan komunitas sekaligus memperluas jangkauan edukasi budaya kepada masyarakat.

Baca Juga:  Gerak Cepat Pasca Puting Beliung, Kodim 0412/LU Pulihkan Koramil dan Asmil

“Malam ini kami tampilkan tarian Nusantara dan medley lagu-lagu Lampung. Harapannya, makin banyak orang tahu bahwa regenerasi budaya itu benar-benar sedang berjalan,” katanya.

Dukungan Pemerintah: Budaya sebagai Arah Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, dalam kesempatan terpisah, memberikan apresiasi besar terhadap penampilan Pelangi Anak Indonesia.

“Kami bangga melihat anak-anak tampil dengan semangat seperti ini. Selain menghibur, mereka menunjukkan bahwa Lampung memiliki kekuatan budaya yang terus tumbuh,” ujarnya.

Menurut Bobby, kehadiran komunitas seperti Pelangi Anak Indonesia selaras dengan arah kebijakan Pemprov Lampung dalam memadukan pariwisata dan budaya.

“Kita ingin Lampung Fest 2025 ini menjadi ruang tumbuh. Bukan sekadar panggung, tapi ekosistem di mana generasi muda bisa belajar, unjuk karya, dan merasa dicintai oleh publik,” katanya. (*)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga
Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan
Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen
Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga
Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik
20.000 Lulusan SMP Terserap di Pondok Pesantren
Tak Taati Aturan, Pemkab Mesuji Tertibkan Tiga Pedagang di Pasar Panggung Jaya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:56 WIB

Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:04 WIB

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:24 WIB

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:46 WIB

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:17 WIB

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kapolres Bersama Bhayangkari Mesuji Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 7 Mar 2026 - 11:56 WIB

#indonesiaswasembada

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:24 WIB

#indonesiaswasembada

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:46 WIB

#indonesiaswasembada

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:17 WIB