Peduli Sosial, Gus Jazil Ajak Santri Sunanul Muhtadin Berbagi ke Korban Banjir Gresik

Selasa, 28 Februari 2023 | 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

GRESIK – Banjir yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Gresik, Jawa Timur hingga kini belum surut. Beberapa daerah di Kecamatan Cerme, Benjeng, Menganti hingga Driyorejo masih tergenang.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Sunanul Muhtadin Care, unit di bawah Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin mengadakan bakti sosial yang ditujukan kepada warga yang terdampak. Para santri diterjunkan ke titik-titik banjir. Di antaranya di Desa Tambakberas dan Jono, Kecamatan Cerme. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran secara langsung dan menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

”Kami ajari para santri untuk bisa merasakan bagaimana sulitnya kehidupan masyarakat di kala banjir dan meringankan penderitaan para korban banjir. Dengan begitu mereka bisa memiliki kepekaan sosial,” ujar Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketua Dewan Pembina Ponpes Modern Sunanul Muhtadin Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA, Senin (27/2).

Baca Juga:  Lokakarya Kelompok DPD di MPR Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pembentukan Karakter Bangsa di Era Digital

Dikatakan Gus Jazil, Sunanul Muhtadin Care sengaja dibentuk untuk membantu masyarakat dalam berbagai pelayanan kesehatan maupun sosial. Seperti donor darah, aksi tanggap darurat dan berbagai persoalan kebencanaan dan sosial lainnya. Diharapkan dengan kegiatan ini santri juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama sesuai dengan motto Sunanul Muhtadin Care yakni ”Berbagi, Berbakti, dan Mengabdi”.

Rama, salah satu santri Ponpes Modern Sunanul Muhtadin yang ikut dalam aksi banti sosial berbagi kepada korban banjir, mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi langsung dalam kegiatan banti sosial ini. Dengan begitu, dirinya bisa merasakan langsung penderitaan masyarakat yang tinggal di wilayah banjir. ”Saya baru kali ini memiliki pengalaman langsung membantu korban banjir seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hari Nelayan Nasional 2026, Wakil Ketua MPR Ibad Tekankan Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan Bangsa

Warga di Desa Tambak Beras dan Jono pun merasa senang dengan kehadiran para santri yang ikut melakukan kegiatan bakti sosial tersebut. ”Jarang-jarang ada pesantren yang melakukan kegiatan sosial seperti ini. Rata-rata yang memberikan bantuan ya organisasi masyarakat atau komunitas,” ujar Umar, Kasun Tambakberas.

Diketahui, Ponpes Modern Sunanul Muhtadin memiliki jenjang pendidikan formal berupa SMP, MA, dan SMK dengan berbagai kompetensi keahlian. Sesuai motonya ”Bukan Pesantren Biasa”, para santri tidak hanya belajar di dalam kelas, tapi juga pembelajaran kontekstual dengan cara mendekatkan diri di tengah masyarakat. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat
Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik
Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua
Dr. Ryzal: Sinergi Akademisi-Praktisi Wujudkan Partisipasi Semesta
Asmawati Ketua Golkar Kecamatan Negeri Besar
Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan
Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:11 WIB

Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:22 WIB

Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:16 WIB

Dr. Ryzal: Sinergi Akademisi-Praktisi Wujudkan Partisipasi Semesta

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

#indonesiaswasembada

Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:04 WIB

#indonesiaswasembada

Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:11 WIB

#indonesiaswasembada

Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:22 WIB

#indonesiaswasembada

Dr. Ryzal: Sinergi Akademisi-Praktisi Wujudkan Partisipasi Semesta

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:16 WIB