Pede Proposal Damai Rusia-Ukraina Diterima Kalau Ganjar yang Ajukan, Dirujak Netizen

Jumat, 9 Juni 2023 | 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Netizen di twitter ramai-ramai mengomentari pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Krisityanto yang menyebut sorotan terkait usulan solusi damai Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto atas konflik Rusia-Ukraina tidak akan terjadi bila rekomendasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kalimat Hasto itu pertama kali diunggah oleh akun twitter @KompasTV dengan keterangan ‘Hasto PDIP: Kalau Ganjar yang Ajukan Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina Tak Akan Ditolak’. Tidak sependapat dengan Hasto, warganet justru menyebutnya terlalu percaya diri.

“Pede sekali bapak ini,” cuit akun @dannieliciouss.

“Coba deh Hasto cs bikin acara ‘Run For Peace’ dengan pelari utama Ganjar Pranowo. Tujuannya untuk mendamaikan Rusia-Ukraina. Oh iya, semua biar semua senang, rute larinya dari Ukraina sampai Rusia yaa,” tulis akun @attararya.

Baca Juga:  Rakor Inflasi Februari 2026, Pemprov Lampung Dorong TPID Lebih Aktif Awasi Harga Pasar

“Udh kya lagi nyeritain cerita khayalan utk anak2,” kata akun @upsize778.

“Gak ada yg lebih cerdas apa omongannya?” tulis akun @wahyugubs.

Selain mempertanyakan pernyataan Hasto, netizen lain justru mengingatkan Ganjar sebaiknya merampungkan permasalahan di Jawa Tengah, sebelum mengurusi negara lain.

“Dalam kapasitas apa Pak Ganjar mengajukan? Beliau masih Gubernur aktif dimana banyak persoalan Jateng yang harus diselesaikan,” ujar akun @arkaatmaja7.

“Kok Ngurusin Negara Orang To Mas Brow….,Kejauhan!.Daerahnya Sendiri Aja Nggak Ke Urus,Kok Malah Ngedamein Ukraina,” cuit akun @Irwansy96179363.

Baca Juga:  DPRD Lampung Fasilitasi Kunjungan Panja Listrik DPR RI Bahas Pemerataan Akses Listrik

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebelumnya merekomendasikan sejumlah usulan perdamaian atas konflik Rusia – Ukraina dalam sebuah forum internasional di Singapura. Rekomendasi tersebut kemudian menuai sorotan publik.

Kendati demikian, Prabowo menunjukkan hubungannya dengan Rusia dan Ukraina tetap baik. Setelah mengungkap usulan itu, Prabowo bertemu dengan Duta Besar kedua negara secara terpisah dan mengungkap sikap Indonesia yang selalu mendukung perdamaian dunia. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS
Ibas Ajak Organisasi Kepemudaan Bersatu, Kreatif dan Aktif Bangun Bangsa
Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Diperpanjang, Ini 31 Program Studi UIN Raden Intan Lampung
UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI
Segudang Prestasi SMAN 3 Kotabumi, Dari Pelosok Negeri ke Panggung Internasional
Sorotan Pengelolaan Dana BOS, Kondisi Sarpras SMAN 1 Abung Selatan Jadi Perhatian
Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi, Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan MCSP KPK RI 2026
Gubernur Lampung Sambut Baik Pemaparan Bupati Parosil Terkait Infrastruktur Jalan, Sekolah Rakyat dan Hilirisasi Kopi

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:59 WIB

Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS

Senin, 2 Maret 2026 - 18:48 WIB

Ibas Ajak Organisasi Kepemudaan Bersatu, Kreatif dan Aktif Bangun Bangsa

Senin, 2 Maret 2026 - 18:09 WIB

Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Diperpanjang, Ini 31 Program Studi UIN Raden Intan Lampung

Senin, 2 Maret 2026 - 18:05 WIB

UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI

Senin, 2 Maret 2026 - 18:00 WIB

Segudang Prestasi SMAN 3 Kotabumi, Dari Pelosok Negeri ke Panggung Internasional

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS

Senin, 2 Mar 2026 - 18:59 WIB

#indonesiaswasembada

Ibas Ajak Organisasi Kepemudaan Bersatu, Kreatif dan Aktif Bangun Bangsa

Senin, 2 Mar 2026 - 18:48 WIB

#indonesiaswasembada

UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI

Senin, 2 Mar 2026 - 18:05 WIB